Suara.com - Sebelum Kaya Raya, Elon Musk Pernah Drop Out Kuliah.
Kebanyakan orang mengenal Elon Musk sebagai pengusaha kaya raya dan terkenal, bahkan, Forbes mencatat kekayaannya menyentuh angka 20,6 miliar dolar AS.
Namun, siapa sangka jika pendiri Tesla dan SpaceX ini sempat menjalani masa-masa sulit, sampai pernah dikeluarkan alias drop out (DO) dari Stanford University, karena menunggak utang untuk biaya pendidikan.
Seperti yang sudah diketahui, Elon Musk lahir dan besar di Afrika Selatan. Namun karena ingin mengubah nasib, ia nekat merantau ke Kanada dan Amerika Serikat dengan bekal yang tak seberapa.
"Aku tiba di Amerika Utara pada umur 17 tahun dengan USD 2.000, sebuah backpack, dan koper yang penuh dengan buku," jelas pria 47 tahun itu seperti dilansir dari CNBC pada Sabtu (26/1/2019).
Ia pun menceritakan tentang masa-masa sulitnya saat masih menimba ilmu di bangku perkuliahan.
"Aku bayar sendiri biaya kuliah. Pernah drop out dari Stanford dengan hutang kuliah USD 110 ribu. Lalu menciptakan startup internet bersama saudara dan temanku," imbuhnya.
Beruntung, startup yang Elon Musk rintis bersama kerabatnya itu menuai hasil yang memuaskan. Bahkan, ia sukses mendirikan perusahaan-perusahaan global berbasis teknologi, seperti Paypal, Tesla, hingga SpaceX.
"Sepertinya jika ada teknologi atau sesuatu yang keren, hal itu terjadi di Amerika Serikat. Jadi tujuanku dulu memang untuk pindah ke Amerika Serikat," tutur Elon Musk.
Baca Juga: Cerita Shahnaz Haque Alami Penuaan Dini Akibat Kanker
Meskipun pada mulanya hanya ingin menyelesaikan studi di Negeri Paman Sam, namun perlahan ia mulai menemukan tujuan hidupnya. Elon Musk ingin terus berinovasi untuk membuat teknologi baru yang bermanfaat bagi umat manusia.
"Saat tumbuh besar, aku tidak yakin apa yang ingin kulakukan. Suatu ketika, kupikir menemukan atau menciptakan sesuatu adalah hal keren. Tapi aku tidak begitu yakin hal itu berarti mendirikan perusahaan atau bekerja saja di perusahaan yang membuat hal keren," terangnya panjang lebar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
-
Infrastruktur Digital Jadi Penentu Bisnis Ritel dan F&B
-
Penampakan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Versi Global Terungkap Jelang Perilisan
-
17 HP Murah Redmi dan POCO dapat HyperOS 4 Berbasis Android 17, Ada Fitur Baru
-
MPL ID Season 17 Kapan Dimulai? Ini Bocoran Jadwal dan Roster Tim Mobile Legends
-
Viral Donald Trump Minta Prabowo Pegangi Dokumen BoP dan Pulpen, Ekspresinya Jadi Sorotan
-
Oppo Find N6 Segera Rilis: Lipatan Makin Tipis, Kamera 200MP dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
-
50 Kode Redeem FF Terbaru 24 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan Gratis
-
5 Cara Menghidupkan dan Mematikan Layar HP Xiaomi Tanpa Tombol
-
33 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Februari 2026, Siap Sambut Event Capped Legends