Suara.com - Satelit Nusantara Satu meluncur pagi ini dari Stasiun Angkatan Udara Cape Caneveral di Florida, Amerika Serikat, Jumat (22/2) WIB. Berdasarkan situs resmi SpaceX, peluncuran ini sesuai dengan target SpaceX yang akan meluncurkan pada Kamis (21/2) pukul 8.45 waktu setempat.
Peluncuran Satelit Nusantara Satu ini bersamaan dengan pesawat ruang angkasa Beresheetlunar dan pesawat ruang angkasa Airforce Research Laboratory (AFRL) S5 ke orbit.
Penyebaran akan terjadi pada sekitar 33 dan 44 menit setelah lepas landas. Jendela peluncuran pembuka 32 minute setelah dibuka pada hari Jumat (22/2) pukul 8:41 malam EST.
Peluncuran Satelit Nusantara Satu (PSN) akan menggunakan roket pendorong buatan SpaceX, Falcon 9, sebelumnya mendukung penerimaan Iridium-7 pada bulan Juli 2018 dan misi OCAOM 1A pada bulan Oktober 2018. Setelah tahap pemisahan, SpaceX akan mencoba mendaratkan tahap pertama Falcon 9 dengan menggunakan drone “Of Course I Still Love You”, yang akan ditempatkan di Samudra Atlantik.
Nusantara Satu merupakan satelit Indonesia pertama yang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) berkapasitas hingga 15 Gbps. Teknologi ini diyakini mampu memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas jauh lebih besar dibandingkan satelit konvensional yang saat ini ada di Indonesia.
Selain itu, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) juga sudah melakukan berbagai persiapan jelang peluncuran ini, seperti pemasangan stage 1 dan stage 2 Falcon 9 ke Transport Erector pada 16 Februari 2019, dan uji static fire untuk melihat kesiapan dari mesin, sistem pendukung misi di darat, serta tim peluncuran SpaceX dan SSL pada 19 Februari 2019.
Di sisi lain, PSN menargetkan bahwa Nusantara Satu akan mulai beroperasi pada April 2019 dan diharapkan mampu mengurangi kesenjangan jaringan komunikasi yang belum merata di seluruh Indonesia.
"Kebutuhan internet atau broadband sangat tinggi. Perkiraan kami, ada 25 ribu desa yang tidak memiliki koneksi komunikasi internet memadai. Target kami membantu mencakup mereka," ujar Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso.
Selain itu, Nusantara Satu juga akan menjadi satelit yang disewa BAKTI untuk kebutuhan internet di wilayah yang tidak terjangkau kabel serat optik sambil menunggu rampungnya satelit multifungsi yang dijadwalkan rampung pada 2023. Berikut live streaming dari laman resmi SpaceX:
Baca Juga: Siap-Siap, Satelit Nusantara Satu "Mengangkasa" Besok
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
Terkini
-
Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara
-
Xiaomi Pad 8 Global Muncul di Geekbench: Siap ke Indonesia, Pakai Chip Kencang Snapdragon
-
Siapa Daud Tony? Viral Ramal Kejatuhan Saham dan Kripto, Harga Perak Meroket
-
5 Rekomendasi Smartwatch Terbaik di Bawah Rp1 Jutaan, Spek Canggih!
-
Xiaomi Rilis Monitor Gaming Anyar: Tawarkan Refresh Rate 200 Hz, Harga Kompetitif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 3 Februari 2026, Ada Jujutsu Kaisen Monster Truck Gratis
-
POCO F8 Series Segera Dipasarkan di Indonesia, Harga POCO F7 Makin Miring
-
Siap ke Indonesia, Tecno Camon 50 Series Dukung SuperZoom 20X dan Sensor Sony
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Februari 2026, Klaim Ibrahimovic OVR 117 dan 5.000 Gems
-
5 Pilihan HP Murah Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Spek Dewa!