Suara.com - Orang-orang kidal lebih pandai atau jago kelahi ketimbang mereka yang mengandalkan tangan kanan, demikian hasil penelitian terbaru. Kelebihan itu, kata para peneliti, menjelaskan mengapa kidal sebagai sebuah ciri masih banyak ditemukan pada manusia.
Padahal sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan orang kidal memiliki harapan hidup lebih rendah karena lebih rentan mengidap kanker payudara, sakit sistem pencernaan, schizophrenia, dan memiliki bobot tubuh lebih ringan saat lahir.
"Karena kidal memiliki pengaruh genetik yang kuat, maka seharusnya dalam (perspektif) seleksi alam orang kidal sudah tak ada," kata Thomas Richardson, pakar biologi evolusi pada Universitas Manchester, Inggris.
Tetapi yang terjadi saat ini tidak demikian. Orang kidal masih banyak ditemukan dan penelitian Richardson menunjukkan bahwa orang kidal adalah para jago kelahi. Kelebihan inilah yang membuat mereka bisa mengelabui seleksi alam yang kejam.
Richardson, yang studinya diterbitkan dalam jurnal jurnal BioRxiv pekan lalu, mengatakan bahwa hasil penelitiannya memperkuat sebuah teori bernama fighting hypothesis.
Dalam teori itu disebutkan bahwa orang yang dominan menggunakan tangan kanan terbiasa berkelahi dengan mereka yang juga mengandalkan tangan kanan, karena orang-orang kidal memang lebih jarang di masyarakat.
Sementara ketika bertarung melawan orang kidal, petarung yang dominan tangan kanan akan kesulitan. Alasannya karena lawan akan lebih mudah terkecoh dengan kuda-kuda orang kidal.
Ketika manusia hidup di era penuh kekerasan, orang-orang kidal ini muncul sebagai tokoh-tokoh dominan di tengah masyarakat karena mereka lebih sering memenangkan pertempuran. Karenanya tak heran jika gen mereka terus menyebar.
"Alasan mengapa orang-orang kidal masih ada adalah karena nenek moyang mereka yang kidal memenangkan lebih banyak pertarungan," jelas Richardson.
Dalam studinya itu, Richardson menganalisis hampir 10.000 petinju dan atlet tarung bebas. Ia menemukan bahwa petinju dan petarung kidal, lebih banyak dan lebih sering memenangkan pertarungan.
Ia juga menggunakan sistem rating dan faktor lain untuk mengukur kualitas para petarung kidal dan mereka yang dominan tangan kanan.
Hasilnya, ketika dilakukan pemilihan acak, ditemukan bahwa petarung kidal lebih sering menang dalam perkelahian ketimbang petarung yang mengandalkan tangan kanan.
"Efeknya memang kecil, tetapi sangat signifikan," kata Richardson seperti dilansir CNN.
Ia menambahkan keunggulan orang kidal tak hanya dalam perkelahian, tetapi juga dalam jenis olahraga lain seperti tenis, tenis meja, atau bulu tangkis.
Berita Terkait
-
Tangan Kanan atau Kiri, Sebenarnya di Mana Letak Memakai Jam yang Benar?
-
Mengapa Ayatollah Ali Khamenei Sering Gunakan Tangan Kiri? Ini Kisah Tragis di Baliknya
-
Kenapa Tidak Banyak Orang Kidal? Ini Alasannya menurut Penelitian
-
Mengapa Mayoritas Manusia Lebih Nyaman Menggunakan Tangan Kanan?
-
3 Pemain Kidal Paling Berbahaya yang Bisa Dipanggil Kluivert ke Timnas Indonesia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar