Suara.com - Tantangan Momo kembali mewabah dan kini menargetkan anak-anak. WhatsApp menjadi salah satu media yang mudah untuk menyebarkan pesan menakutkan ini. Salah satu upaya pertama yang bisa dilakukan adalah memblokir pesannya yang dikirim melalui WhatsApp.
Pada dasarnya,memblokir kontak WhatsApp adalah hal mudah dan merupakan cara tercepat mengeluarkan atau membatasi diri dari orang-orang asing yang menghubungi ponsel anak Anda. Untuk kembali mengingatkan, ada dua cara yang bisa Anda lakukan.
Pertama, mengklik obrolan dengan orang yang ingin Anda blokir, lalu ketuk nama mereka di bagian atas. Kemudian gulir ke bawah ke bagian bawah halaman mereka dan tekan Block Contact.
Kedua, Anda dapat mengklik tab Pengaturan kemudian masuk ke Akun, lalu Privasi. Selanjutnya, ketuk Diblokir untuk melihat kontak yang diblokir - dan tekan Tambah Baru untuk masuk untuk memblokir seseorang.
Mudah bukan? Namun, apakah Anda bisa memblokir semua teks dari orang asing yang mungkin bisa menyebarkan pesan Momo ini?
Jawabannya adalah tidak. Sayangnya, WhatsApp tidak memiliki pengaturan yang memungkinkan Anda memblokir semua teks dari orang asing.
Artinya, Anda harus secara manual memblokir orang-orang yang mengirim pesan kepada anak-anak Anda satu per satu.
Jika Anda masih khawatir, mungkin ini saat yang tepat untuk mempertimbangkan meminta anak Anda menggunakan aplikasi pesan yang berbeda.
Siapa pun yang memiliki iPhone dapat mengaktifkan fitur yang memisahkan pesan dari orang yang bukan kontak Anda ke dalam daftar terpisah. Ini memudahkan orang tua untuk memastikan bahwa orang luar tidak mengirimi pesan kepada anak Anda.
Baca Juga: Momo Challenge Makan Korban Sepasang Remaja
Cara ini juga dapat mematikan notifikasi untuk iMessages dari orang-orang yang tidak ada dalam kontak Anda. Untuk melakukannya, buka Pengaturan> Pesan dan kemudian nyalakan Filter Pengirim Tidak Dikenal.
Buat Anda yang sangat khawatir, tentu sempat terfikir untuk memantau pesan WhatsApp yang dimiliki anak Anda. Tapi kembali lagi, sayangnya tidak ada cara memiliki akun WhatsApp yang sama di dua smartphone.
Namun, ada solusi buat Anda yang masih memiliki anak kecil. Disarankan untuk mempertimbangkan mengatur WhatsApp Web. Dengan WhatsApp Web memungkinkan Anda melihat pesan WhatsApp di komputer Anda, jika ponsel cerdas dengan akun utama dihidupkan.
Ini akan memungkinkan Anda untuk mengawasi pesan anak Anda tanpa secara fisik memegang telepon itu sendiri.
Untuk menggunakan WhatsApp Web, cukup buka WhatsApp lalu buka Pengaturan dan ketuk WhatsApp Web, yang akan memandu Anda melalui pengaturan.
Sekedar mengingatkan, Momo itu sendiri awalnya patung Jepang, telah diambil alih oleh orang iseng di dunia maya yanng menggunakan gambar untuk menakutkan anak-anak dan mengeluarkan tantangan di WhatsApp sebelum dilaporkan muncul di video YouTube dan di Fortnite untuk mengeluarkan lebih banyak tantangan dan ancaman.
Avatar yang menakutkan itu telah memicu peringatan dari sekolah dan bahkan polisi ketika laporan tentang anak-anak yang ketakutan meningkat di Inggris dan di seluruh dunia.
Hal yang mengkhawatirkan justru banyak orang tua mengungkapkan bahwa mereka tidak tahu mengapa perilaku anak mereka berubah. Ketika mereka bertanya kepada putra atau putri mereka apakah mereka tahu siapa Momo, reaksi aneh baru terlihat.
Sekolah-sekolah di Inggris memperingatkan orang tua untuk waspada karena anak-anak menerima tantangan untuk melukai diri sendiri atau ancaman kematian oleh karakter online. [The Sun]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan