Suara.com - Instagram memberikan peringatan bagi para penggunanya terkait penipuan baru berbahaya (Scam) yang mencuri data pribadi Anda dan melakukan pemerasan.
Kabarnya, serangan sedang dilakukan pada sekelompok peretas Turki dan dapat membuat Anda terkunci dari akun Instagram Anda selamanya.
Sebetulnya, penipuan Instagram bukanlah hal yang baru, tetapi para pakar keamanan dunia maya di Trend Micro memperingatkan tentang serangan yang sangat meyakinkan ini dan sangat berbahaya.
Menurut boffs keamanan, sejumlah akun profil tinggi telah diretas menggunakan metode ini.
"Walaupun tampaknya cukup mudah, kami juga menemukan bahwa serangan menargetkan profil Instagram yang populer telah menjadi modus untuk kelompok peretas tertentu yang berbahasa Turki," sebuah laporan baru memperingatkan.
"Dan dengan menyalahgunakan proses pemulihan akun Instagram, mereka dapat menjaga akun curian itu bahkan jika korban benar-benar mengikuti prosesnya," tulis Instagram.
Peneliti ancaman Jindrich Karasek mengatakan bahwa akun Instagram dengan sebanyak 70.000 pengikut telah diretas.
"Para korban seputar aktor dan penyanyi terkenal hingga pemilik bisnis pemula seperti penyewaan peralatan pemotretan," ungkap Jindrich.
Lebih buruk lagi, begitu peretas masuk ke akun Anda, mereka akan mencoba untuk mengambil data-data dan berbagai foto pribadi Anda.
Baca Juga: Heboh! Foto Terbaru Syahrini - Reino Barack Akhirnya Bocor di Instagram
"Kelompok ini juga melakukan pemerasan digital. Begitu seorang korban mencoba menjangkau peretas, mereka akan diperas untuk membayar tebusan atas foto dan video pribadinya untuk mendapatkan kembali akun itu. Tentu saja, para peretas tidak pernah mengembalikannya. Memang, serangan semacam ini menargetkan akun profil tinggi atau influencer media sosial," kata Cedric Pernet dari Trend Micro.
Baca Cara Kerja Scam dan Mengatasinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet
-
Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar
-
Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23
-
Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
-
Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami