Suara.com - WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan dan menguji sebuah fitur baru, yang dengannya pengguna bisa mengetahui berapa kali pesannya di-forward atau diteruskan oleh pengguna lain.
Seperti diwartakan GSM Arena, WhatsApp sedang mengembangkan dua fitur baru bernama "Forwarding Info" dan "Frequently Forwarded". Fitur yang disebut pertama akan menginformasikan pada pengguna berapa kali pesan yang dikirimnnya diforward ke orang lain.
Dua fitur ini diduga masih menjadi rangkaian upaya WhatsApp untuk melawan penyebaran hoaks atau informasi palsu melalui aplikasinya. Dengan fitur baru ini pengguna akan tahu kabar yang diterimanya sudah beredar seberapa jauh dan ada potensi hoaks di dalamnya.
Cara menggunakan Forwarding Info sangat mudah. Pengguna hanya perlu menekan pesan yang telah dikirimnya agak lama, lalu tekan "info" yang biasanya terletak di sudut kanan atas.
Informasi tentang berapa kali pesan Anda di-forward akan tampil bersama informasi tentang apakah pesan itu sudah terkirim dan sudah dibaca.
Sementara fitur Frequently Forwarded berfungsi untuk mengetahui berapa kali sebuah pesan telah di-forward sebelum sampai kepada Anda. Fitur ini akan tampil di atas sebuah pesan yang di-forward kepada Anda.
Cara kerjanya juga sederhana. Ketika sebuah pesan yang tiba di ponsel Anda telah di-forward lebih dari empat kali, maka akan muncul tulisan di atas pesan tersebut yang berbunyi: frequently forwarded (atau jika diterjemahkan bebas menjadi sudah sering diteruskan).
Dua fitur baru ini ditemukan di aplikasi WhatsApp versi beta untuk Android 2.19.80. Perlu juga diingat, bahwa meski sudah diuji coba, tak serta-merta fitur ini akan diluncurkan secara resmi oleh WhatsApp.
Berita Terkait
-
15 Kata-kata Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 448 H, Cocok untuk Caption dan Story WhatsApp
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Hoaks Cerai Bikin Khawatir, Cita Citata dan Didi Mahardika Belum Berniat Tempuh Jalur Hukum
-
Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp per September 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
HP Samsung RAM 8 GB Apa Saja? Ini 3 Pilihan Terbaik dan Termurah sesuai Review
-
5 Kelebihan dan Kekurangan iPhone 14: 'iPhone Murah Terbaik' Pilihan David GadgetIn
-
17 Tim Peraih Juara MPL ID S1 hingga S17, Bigetron by Vitality Jadi Juara Baru
-
AI Picu Tren Ekonomi Keterampilan Manusia di Dunia Kerja
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 Lebih Murah, Telkomsel Hadirkan Paket FOLA PLAY Mulai Rp25 Ribu
-
72 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 Juni 2026: Ada Skin M1917, Diamond, dan Bundel Bola
-
Dari Cloud hingga AI, Lintasarta Siapkan Fondasi Digital Baru untuk Bisnis Indonesia
-
Gameplay Clutch Beredar: Grafis Menawan, Padukan Sensasi 3 Game Balap Ikonis
-
Oppo Reno 16 Pro Global Muncul di Geekbench, Usung Dimensity 8000 Series dan RAM 12 GB
-
Honor Siapkan HP Baru dengan Kecerahan 10.000 Nits, Lampaui Standar Industri