Suara.com - Dalam rangka kampanye mengurangi sampah plastik, saat ini marak dijual stainless straw di beberapa toko. Bahkan beberapa gerai makanan siap saji juga sudah menghentikan pennggunaan plastik untuk mendukung kampanye ini.
Pasalnya beberapa waktu lalu beberapa binatang laut seperti penyu, hiu hingga paus terdampar dan ditemukan plastik di di dalam tubuhnya termasuk sedotan.
Oleh sebab itu kampanye tersebut terus ramai untuk disuarakan penggunaan stainless straw dengan berbagai model serta alat pembersihnya.
Tak jarang juga satu set stainless straw juga ditawarkan dalam bentuk dan model yang beragam seperti memiliki lubang lebih besar untuk meminum minuman dengan bubble.
Hampir semua website toko online menjual stainless straw ini dengan berbagai macam warna dari putih hingga rainbow.
Namun baru-baru ini akun @lucasstephen mengunggah sebuah penampakan aneh saat dirinya membeli stainless straw dalam jumlah yang banyak di salah satu toko.
Tak ada yang berbeda dengan stainless straw pada umumnya, namun yang berbeda adalah kemasan sedotan stainless ini.
Mereka membungkus sedotan tersebut dengan kantong plastik satu-satu, padahal kampanye memakai stainless straw ini bertujuan mengurangi penggunaan plastik.
Tentu saja penampakan ini mengundangan banyak komentar dari netizen di Twitter
Baca Juga: Ikan Pari Ini Ditemukan Mati Telan Sampah Plastik Hingga Kamera Poket
@Wineyni ''Kak, tolong diingetin sama penjualnya. Go green, less plastics.''
@kimjunxmyeon ''Np: untuk apa - Maudy Ayunda''
@ay_atikaputri ''wkwkwk biasanya ada pouch kain nya lohh''
@lilylillaa ''aku dulu beli sm temen. Strawnya dibungkus kain. Tapi kain2nya dibungkus plastik''
Unggahan stainless straw yang dibungkus plastik ini mendapat sorotan dari netizen dan mendapatkan lebih dari 11,2 ribu retweets dan 5,6 ribu likes di Twitter.(Hitekno.com)
Berita Terkait
-
Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green
-
Paradoks di Balik Tren Koleksi Tumbler: Demi Bumi atau Demi Gengsi?
-
Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri
-
Janji Kampanye dan Realitas Politik: Menakar Jarak Antara Prabowo dan Pascabowo
-
Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
IHSG Terus Melesat, Pagi Ini Tembus Level 6.200
-
Bukan Lionel Messi atau Mbappe, Rodri Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026
-
Masa Bayi adalah Periode Emas, Begini Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
-
Siapa Pemain Terbaik Piala Dunia 2026? Ini Alasannya
-
Argentina Mati Kutu! Scaloni Akui Spanyol Pantas Juara Piala Dunia 2026
-
Dua Ton Ikan Ditebar, Festival Memet Ikan Klaten Diserbu Ribuan Warga
-
Luis de la Fuente Puji Emiliano Martinez, Akui Spanyol Seharusnya Menang Lebih Cepat atas Argentina
-
5 HP RAM 12 GB Termurah Mulai Rp2 Jutaan, Kencang untuk Gaming dan Edit Video
-
Mengapa Saya Tetap Mendukung Argentina dari Era Maradona hingga Messi
-
Kisah Haru Anak Kuba di Tengah Revolusi: Review How to Say Goodbye in Cuban