Kabar baiknya, harga Asus Zenfone Live L2 hanya dipatok senilai Rp 1.199.000.
Infinix Hot 7 Pro
Awal Mei lalu, Infinix meluncurkan ponsel pertamanya di tahun 2019 untuk pasar Indonesia, yaitu Infinix Hot 7 Pro.
Dari bentuk fisik, Infinix Hot 7 Pro menggunakan panel layar berbahan IPS ukuran 6,2 inci beresolusi 720 x 1.520 piksel, dengan rasio layar 19:9.
Ponsel ini juga memiliki poni di bagian depannya yang dijadikan tempat untuk meletakan dua kamera selfie (13 MP + 2 MP) dengan satu LED flash.
Di belakangnya, ada pula dua kamera yang memiliki resolusi yang serupa dengan kamera depan dan ditemani dengan LED flash.
Dengan harga Rp 1.899.000, Infinix Hot 7 Pro menjadi satu-satunya ponsel di bawah Rp 2 jutaan yang memiliki dua kamera depan dan dua kamera belakang.
Menuju dapur pacu, Infinix Hot 7 Pro diotaki MediaTek Helio P22 yang dikombinasikan dengan RAM 6 GB serta memori penyimpanan internal 64 GB.
Baterainya berkapasitas 4.000 mAh dengan dukungan teknologi AI Smart Power dan pengisian daya 10W. Ponsel murah ini juga menjalankan sistem operasi Android 9.0 Pie dengan balutan antarmuka Infinix XOS 5.0.
Redmi 7
Redmi 7 melengkapi daftar ponsel murah di kisaran Rp 1 jutaan yang cocok dijadikan hadiah Idul Fitri.
Baca Juga: Duel Ponsel Murah Rp 2 Jutaan, Samsung Galaxy A20 vs Samsung Galaxy M20
Pertama kali diperkenalkan Xiaomi di Indonesia pada akhir April lalu, ponsel terbaru ini memiliki layar dengan luas bentangan 6,26 inci dengan resolusi HD plus yang dilindungi Corning Gorilla Glass 5.
Soal kamera, Redmi 7 dibekali kamera selfie 8 MP. Di bagian belakang ponsel, ada kamera kembar yang masing-masing beresolusi 12 MP + 2 MP.
Urusan dapur pacu, spesifikasi Redmi 7 ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 632 yang dipadukan dengan pilihan RAM 2 GB atau 3 GB, beserta memori internal 16 GB atau 32 GB.
Baterainya sendiri berkapasitas 4.000 mAh dan sudah menjalankan antarmuka MIUI 9 berbasis OS Android 9 Pie.
Pada saat diluncurkan, Redmi 7 RAM 2 GB/ROM 16 GB dibanderol Rp 1.599.000. Sementara untuk varian 2 RAM 3 GB/ROM 32 GB dipatok seharga Rp 1.899.000.
Berita Terkait
-
Ponsel Murah Terancam Punah Tahun 2026, Apa itu Krisis RAM?
-
5 Rekomendasi HP Infinix Rp2 Jutaan: Kamera 50 MP ke Atas, RAM 8 GB Layar AMOLED
-
Musim Efisiensi! Ini Rekomendasi HP Harga Rp1 Jutaan, Lengkap dengan Spesifikasi Andal
-
5 Ide Kado Lebaran Unik yang Bakal Bikin Silaturahmi Makin Erat!
-
Daya Beli Lemah, Orang RI Buru Ponsel Murah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan