Suara.com - Nyi Roro Kidul merupakan sesosok roh atau dewi legendaris Indonesia yang sangat populer di kalangan masyarakat Pulau Jawa dan Bali, dikenal sebagai Ratu Laut Selatan. Nyi Roro Kidul pun memiliki kaitan erat dengan warna hijau.
Terdapat kepercayaan lokal bahwa mengenakan pakaian berwarna hijau akan membuat pemakainya tertimpa kesialan, karena hijau adalah warna kesukaan Nyi Roro Kidul. Peringatan selalu diberikan kepada orang yang berkunjung ke pantai selatan untuk tidak mengenakan pakaian berwarna hijau.
Namun, seolah menantang Ratu Laut Selatan tersebut, seorang warganet secara terang-terangan mengajak orang-orang datang ke Pantai Parangtritis, Yogyakarta, dengan mengenakan baju berwarna hijau. Ajakan tersebut dijadikan Acara dalam platform Facebook dan dibuat oleh Alfi Syahr.
Acara "Ayo ribuan orang serbu Parangtritis pakai baju hijau" tersebut akan dilaksanakan pada 22 September mendatang pukul 10.00 waktu setempat. Alfi diduga membuat acara tersebut karena seolah ingin meniru Area 51. Hal itu pun terlihat dalam keterangan pada halaman Acara.
"Karena Area 51 terlalu jauh, kita pilih spot lain yang sama menantangnya. Kita sebut aja Area +62. Katanya kalau pakai baju hijau ke Pantai Parangtritis nanti bisa ilang sama Nyi Roro Kidul. Kalau ada ribuan orang nyerbu, masa ilang massal. She can't drown us all," tulis Alfi dalam keterangan halaman Acara yang dibuatnya.
Menariknya, sebanyak 4.800 orang akan hadir pada acara tersebut dan sebanyak 11.000 orang tertarik untuk hadir. Sementara itu, ajakan itu pun telah dibagikan lebih dari 3.700 kali ke sesama pengguna Facebook.
Ajakan itu sendiri pun viral hingga lintas platform dan telah menuai beragam komentar dari warganet.
"Nyi Roro Kidul bikin konten mukbang," tulis akun Twitter dedisetiyadi_.
"Ternyata yang ikutan abang-abang ojol semua," komentar adabersamamu.
Baca Juga: Jika Alien Ada di Bumi, di sini Mereka Disembunyikan - Bukan di Area 51
"Pengen banget dinotice Nyi Roro Kidul, ya?" tambah mvngil_dn.
"Plagiat ajakan nyerbu Area 51 tapi dengan kearifan lokal apa ya," cuit lingkaran biru.
Berita Terkait
-
Jika Alien Ada di Bumi, di sini Mereka Disembunyikan - Bukan di Area 51
-
Heboh Aksi Serbu Pantai Parangtritis, Warganet: Nantangin Nyi Roro Kidul?
-
Sejuta Orang Ancam Geruduk Area 51 untuk Cari Alien, Militer AS Berang
-
Area 51 Heboh Dibahas, Warganet Malah Sambut dengan Meme Kocak Ini
-
Heboh Akan Diserang, Ini 5 Fakta Soal Area 51 yang Misterius
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia
-
Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?