Suara.com - Produsen smartwatch anak Imoo telah merilis Watch Phone Z5 di Indonesia pada April lalu. Jam tangan pintar yang memiliki fitur pelacakan tersebut pun dibekali dengan kemampuan melakukan panggilan telepon, video call, dan jaringan 4G LTE berkat chipset Qualcomm Snapdragon Wear 2100 di dalamnya.
Baru-baru ini, jam tangan pintar yang sedang populer di kalangan anak-anak tersebut dilarang untuk digunakan di sekolah. Hal itu terungkap dari unggahan warganet lewat akun Twitter @MrsEuscha pada 22 Juli lalu. Ia mengunggah sebuah kertas berisi pengumuman dari pihak sekolah yang melarang penggunaan jam Imoo.
"Di sekolah anak-anak kamu, udah ada larangan ini nggak? Aman dompet kitaaa," tulis pemilik akun @MrsEuscha dalam kolom keterangan unggahannya.
Pengumuman tersebut diketahui ditulis pada 22 Juli dan berbunyi, "Yth Mama/Papa. Kami informasikan kepada mama/papa bahwa seluruh siswa dilarang mengenakan jam tangan Imoo ke sekolah demi keamanan dan kenyamanan ananda. Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih".
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak 349 kali ke sesama pengguna Twitter menuai beragam komentar dari warganet.
"Di tempatku udah ada yang disita, mom. Tadi pagi dan kemarin udah ada yang kena," tulis nfarahdila2.
"Ada nih siswa yang pake ini, tiap menit ditelepon emaknyeee wkwkwk," komentar putrivirlia.
"Di sekolah tempat mengajar, dari awal masuk libur lebaran udah disita-sitain sama kepsek langsung. Dan dapet seplastik," ungkap cil_dirs.
"Di sekolah tempatku ngajar juga dilarang. Sebelumnya banyak anak-anak yang udah pakai, aduhayy saya ngajar di depan, anak-anak sibuk pamer Imoo ke temen-temennya. Bahkan ada yang tiba-tiba nelpon emaknya dong di tengah pelajaran berlangsung," tambah ibethsmanjuntak.
Baca Juga: Jam Pintar Samsung Akan Dilengkapi Fitur Pembayaran Mobile
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Bertabur Bintang, The Odyssey Taklukkan Box Office dengan Raup Rp11 Triliun
-
Motorola Razr Fold Resmi Dijual Rp26 Jutaan, HP Lipat dengan Baterai Besar dan Layar 8,1 Inci
-
BRIvolution Reignite Makin Akseleratif, Perkuat Danantara sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
-
Tanker Gas Amerika Serikat di Mesir Diserang Drone, Meledak Keras
-
Apakah Chemical Sunscreen Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Rekomendasinya yang Terbaik
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
Bupati Pemalang Minta Maaf Tapi Bantah Jual Beli Jabatan: Nggak Ada Itu
-
52 Ribu Hektare Mangrove Rusak Tiap Tahun, Kondisinya Kian Mengkhawatirkan
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu