Suara.com - Qualcomm, produsen semikonduktor dan perangkat telekomunikasi asal Amerika Serikat, dikabarkan sedang melakukan pendekatan intensif dengan Tencent, raksasa internet China, untuk memproduksi perangkat game.
Konon, raksasa di bidang chipset dan game ini tinggal selangkah lagi untuk merealisasikan ambisi mereka untuk membuat sebuah perangkat mobile gaming.
Secara teknis, kolaborasi ini sangat mungkin untuk terjadi. Perangkat ini nantinya bisa saja menggunakan prosesor Snapdragon besutan Qualcomm. Sedangkan bentuk kerjasamanya mencakup pengembangan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR).
Dalam pandangan Qualcomm, transfer data yang semakin cepat dan respon yang lebih cepat akan membuat game mobile lebih realistis dan interaktif.
Dengan mengumumkan kerjasama dengan Tencent, Qualcomm dengan lugas mengatakan bahwa posisi China sangat penting bagi bisnis perusahaan, meskipun sempat terjadi perang dagang antara Amerika Serikat dan China.
"Kedua belah pihak sama-sama ingin mengembangkan game populer dan berkualitas tinggi yang bisa dinikmati gamer di berbagai platform dan perangkat," ujar juru bicara Qualcomm seperti dikutip dari Bloomberg pada Kamis (1/8/2019).
Kerjasama dengan Tencent juga menjadi bagian dari strategi Qualcomm yang ingin membawa teknologi 5G ke berbagai sektor industri, termasuk game.
Bahkan pekan ini, Qualcomm diagendakan bakal membahas rencananya untuk mempercepat proses penyebaran jaringan 5G mobile dalam laporan keuangannya.
Baca Juga: Beli Bisnis Modem Intel, Apple Lepas dari Jerat Qualcomm
Tag
Berita Terkait
-
Usai TSMC, Giliran Qualcomm Rencana Naikkan Harga Chip hingga Double Digit
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Samsung dan Qualcomm Bangun Ekosistem AI Generasi Baru, Galaxy Makin Cerdas Tanpa Bergantung Cloud
-
BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia
-
Snapdragon Reality Elite Debut, Apa Saja Keunggulan Chip untuk 'Kacamata Pintar' Ini?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki
-
Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman
-
KPR Subsidi 40 Tahun Bisa Jadi Solusi atau Bumerang? Indef Singgung Krisis AS 2008
-
3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal
-
Biar Bibir Halus dan Pink Pakai Lip Balm Apa? Ini 3 Pilihan Bagus Menurut Review Pengguna
-
Wacana Gaji Naik saat OTT Marak, Solusi Palsu Korupsi Kepala Daerah
-
Ragnar Oratmangoen Terpantau di Thailand Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste, Bisa Main?
-
Bedah Robotik Makin Canggih dan Populer, Akankah Gantikan Peran Dokter?
-
BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD
-
100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal