Suara.com - Kehadiran Samsung Galaxy Fold memang telah ditunggu-tunggu para pecinta perangkat dari Korea Selatan ini. Kabarnya, tiga operator Korsel yang menawarkan Samsung Galaxy Fold, mengklaim telah terjual habis.
Belum ada angka resmi yang dirilis, tetapi para ahli percaya ada sekitar seribu unit yang didedikasikan untuk gelombang pesanan pertama. Penting untuk dicatat bahwa ini hanya untuk operator. Berapa banyak Samsung yang terjual melalui situs webnya dan toko tidak jelas.
Galaxy Fold berharga hampir 2.000 dolar AS (itu seharga 2.014 dolar AS di Korea Selatan) dan dalam bentuknya saat ini sebagian besar dianggap sebagai perangkat khusus.
Telekomunikasi juga berbagi beberapa data demografis tentang pengguna yang paling ingin memiliki telepon yang dapat dilipat ini sesegera mungkin.
Sementara label harga dan faktor bentuk mungkin menyarankan pengusaha paruh baya yang kaya akan menjadi orang-orang yang paling sering menggunakannya. Kenyataannya, dilansir dari Phonearena, preorder dilakukan oleh mereka yang memiliki usia 20-an dan 30-an. Dari sisi gender, sekitar 90 persen perangkat dibeli oleh lelaki.
Gelombang pesanan berikutnya akan mulai 18 September mendatang. Di Amerika Serikat, diharapkan Samsung Galaxy Fold dirilis resmi menjelang akhir September juga dengan beberapa orang menerima kredit 250 dolar AS setelah preorder mereka dibatalkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123