Suara.com - Motorola memang melewatkan target tanggal peluncuran ponsel lipat pertamanya, tetapi perusahaan masih optimistis jika rencana tersebut akan tetap digelar sebelum akhir tahun.
Meskipun belum jelas kapan perangkat akan masuk ke rak-rak toko, tetapi setidaknya publik akan melihat ponsel lipat Motorola tersebut pada tahun ini.
Ponsel lipat Motorola ini akan mengikuti Galaxy Fold Samsung, yang beredar di AS pada Jumat (27/9/2019) waktu setempat. Tidak hanya itu, mungkin Mate X dari Huawei yang belum dijual.
Tren ponsel lipat sedang dikembangkan dalam berbagai bentuk dan desain. Satu hal yang mereka semua memiliki kesamaan adalah tanggal peluncuran yang tertunda. Samsung dan Huawei sama-sama melewatkan rencana awal penjualan mereka.
Motorola, unit raksasa elektronik konsumen China Lenovo, telah mengerjakan telepon lipat rahasia yang diyakini akan menghidupkan kembali merek Razr.
Tidak seperti Samsung Fold Galaxy atau Huawei Mate X, yang melipat keluar dari ponsel ke tablet, ponsel lipat Motorola diharapkan dapat melipat ke dalam seperti ponsel flip Razr yang populer. Hal ini dilihat dari pengajuan paten pada 2017.
Meskipun Samsung dan Huawei memamerkan perangkat mereka di acara-acara akhir tahun lalu dan awal tahun ini, Motorola baru sedikit membuka keran informasinya.
Sebagaimana dilansir dari laman Cnet, seorang eksekutif mengkonfirmasi keberadaan perangkat itu ke Engadget pada Februari dan mengatakan Motorola tidak berniat datang lebih lambat daripada orang lain di pasar. Cnet kemudian melaporkan bahwa Motorola berencana untuk memperkenalkan telepon selama musim panas.
Tetapi musim panas telah datang dan pergi, dan Motorola masih belum mengatakan sepatah kata pun tentang ponsel lipatnya.
Baca Juga: Google Assistant Kini Hadir di Xbox One, Begini Cara Mengaktifkannya
Samsung dan Huawei, dua pembuat ponsel terbesar di dunia, keduanya memiliki rencana besar memperkenalkan perangkat yang dapat dilipat pada pertengahan 2019, berpacu satu sama lain untuk menjadi yang pertama dengan teknologi tersebut.
Seperti diketahui, Motorola Razr adalah salah satu merek telepon yang paling dikenal dan membawa perusahaan menuju sukses di pasar telepon flip. Telepon ultrathin pertama kali dimulai dengan harga 500 dolar AS, sebagai telepon eksklusif untuk Cingular Wireless (sekarang AT&T).
Motorola Razr menjadi salah satu ponsel paling populer dalam sejarah, menjual lebih dari 50 juta unit dalam dua tahun sejak debutnya pada 2004.
Sayang, Motorola tidak mengambil keuntungan dari keberhasilan Razr, dan berjuang untuk bersaing dengan Apple dan yang lainnya di smartphone.
Google membeli Motorola pada 2012, dan kemudian menjualnya kembali dua tahun kemudian ke Lenovo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR