Suara.com - Xiaomi meyakini bahwa Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) akan menjadi dua kunci untuk menguasai teknologi di masa depan.
Oleh karena itu, perusahaan asal China itu tidak ragu untuk menginvestasikan dana melimpah guna mengembangkan dua teknologi tersebut. Dikabarkan, Xiaomi mengucurkan dana sebesar 50 miliar Yuan atau sekitar Rp 99,6 triliun.
Selain AI dan IoT, Xiaomi juga bakal fokus untuk menyiapkan perangkat 5G yang berpotensi terus berkembang ke depannya. Investasi yang nyaris menembus Rp 100 triliun itu diproyeksikan akan habis dalam jangka waktu lima tahun.
Rencana ini sendiri disampaikan oleh Chief Executive Xiaomi Lei Jun dalam akun media sosial miliknya. Hanya saja, ia tidak merinci pembagian investasi itu ke masing-masing sektor.
"Kita perlu meningkatkan kemampuan yang kita miliki dalam AI dan IoT agar dapat menjadi pemenang dengan mutlak dalam era kecerdasan buatan seperti sekarang ini," terang Lei Jun seperti dikutip dari Reuters, Jumat (3/1/2020).
Nilai investasi tersebut, sambung Lei Jun, meningkat drastis bila dibandingkan dengan rencana awal perusahaan yang 'hanya' berinvestasi sebesar 10 miliar Yuan untuk lima tahun masa kerja.
Imbas dari pengembangan teknologi tersebut sebenarnya sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Xiaomi memang terkenal sebagai merek ponsel yang 'merusak harga' karena menghadirkan smartphone terjangkau kepada konsumen.
Tak hanya ponsel pintar, perangkat smart TV dan barang elektronik lainnya juga turut digarap oleh vendor satu ini untuk menciptakan ekosistem IoT yang bisa dijangkau semua lapisan masyarakat.
Meski begitu, Xiaomi menghadapi persaingan pasar yang ketat di kompetisi domestik, karena berhadapan dengan Huawei yang menguasai pangsa pasar ponsel sebesar 42% di China per Q3 2019.
Baca Juga: AI dan Machine Learning Jadi Ancaman Siber Terbesar 2020
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
6 HP Rp2 Jutaan yang Tahan Banting: Performa Oke, Aman Dipakai Harian
-
Mengenal Handala Hack Team, Hacker Pro Palestina yang Serang Sistem FBI
-
3 Cara Mengunci Aplikasi di HP OPPO untuk Menjaga Privasi Data Anda
-
Mengenal Fitur Aplikasi The White House yang Dirilis Donald Trump, Tapi Picu Kecaman
-
Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya
-
61 Kode Redeem FF 30 Maret 2026: Klaim Skin Gratis Sebelum Mega Update OB53 Tema Air
-
36 Kode Redeem FC Mobile 30 Maret 2026: Bocoran TOTS OVR 119 Rilis, Borong Pemain Gratisnya
-
5 Smartwatch yang Bisa Connect Strava: Sobat Akurat Pelari dan Pesepeda
-
5 Tablet yang Bagus dan Murah untuk Pemakaian Awet Jangka Panjang
-
7 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung