Suara.com - Tahun 2019 menjadi momen debut bagi smartphone dengan layar dilipat. Beberapa produsen smartphone seperti Huawei, Samsung, dan Motorola telah menyiapkan dan bahkan mengembangkan handset layar lipat dengan teknologi terbaru. Diprediksi smartphone layar lipat akan menjadi tren selanjutnya di 2020.
Tapi sebelum membeli, ada hal yang harus diperhatikan, seperti layar ponsel karena untuk saat ini display yang dapat dilipat adalah teknologi mutakhir dan mahal. Lalu bagaimana jika terjadi kerusakan pada layar? Berapa harga yang harus dikeluarkan mengganti layar ponsel lipat?
Samsung Galaxy Fold sendiri harus mengalami penundaan skala besar pada perilisannya, yang seharusnya pada April lalu menjadi September 2019. Hal ini terjadi karena Samsung harus memperbaiki kekurangan yang ditemukan oleh pengulas teknologi pada ponsel lipatnya.
Samsung membanderol handset lipat itu dengan harga Rp 30,8 juta. Tapi jika ada kerusakan pada layar, perbaikan dispay Samsung Galaxy Fold disebut mencapai 600 dolar AS atau sekitar Rp 8,3 juta.
Sementara Huawei Mate X saat ini hanya tersedia di China dan dibanderol dengan harga sekitar 2.400 dolar AS atau sekitar Rp 33,3 juta. Dilansir dari laman Android Authority, Huawei mematok harga fantastis untuk perbaikan layar ponsel lipatnya sebesar 1.010 dolar AS atau sekitar Rp 14 juta.
Sedangkan Motorola meluncurkan versi Razr terbaru yang memiliki desain clamshell dengan layar yang bisa dilipat. Handset ini sendiri dibanderol dengan harga 1.500 dolar AS atau sekitar Rp 20,8 juta. Harga yang dipatok Motorola terbilang cukup terjangkau untuk ponsel lipat buatan merek terkenal.
Untuk perbaikan pada layar lipat smartphone Motorola Razr, Phone Arena menyebut penggantian layar seharga 299 dolar AS atau sekitar Rp 4,1 juta. Jika pengguna menginginkan ponsel lipat dengan harga yang jauh lebih terjangkau, baik secara umum atau perbaikan layarnya, maka Motorola Razr adalah pilihan yang tepat.
Bagaimana? Anda masih tertarik membeli ponsel lipat?
Baca Juga: Lebih Lega, Android 11 Akan Hapus Batasan Rekaman Video
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah