Suara.com - Redmi 8A masuk ke pasar Indonesia sebagai penutup ponsel lansiran Xiaomi pada tahun 2019 lalu. Dilihat dari banderolnya yang hanya Rp 1,4 juta, ponsel ini jelas menyasar segmen low-end.
Meski bermain di kelas bawah, ada beberapa fitur menarik yang mungkin terlewatkan, tetapi sesungguhnya sangat penting untuk mendukung pekerjaan. Setidaknya, hal itulah yang Suara.com temukan ketika menguji ponsel ini, yang ulasannya bisa kamu simak dalam review Redmi 8A berikut.
Desain dan Layar
Di balik banderolnya yang murah meriah, Xiaomi tetap menginginkan Redmi 8A naik kelas. Ketika melihat bagian belakang ponsel yang cenderung flat dengan balutan warna Ocean Blue, sepintas casingnya tidak memiliki sesuatu yang spesial. Apalagi material yang melapisinya adalah plastik.
Namun ketika diamati lebih dekat lagi, bodi belakang Redmi 8A punya tekstur unik yang kasar. Oleh karena itu, ponsel ini tidak licin ketika digenggam.
Selain itu, sidik jari pengguna juga tidak meninggalkan jejak. Berbeda dengan pesaing yang menggunakan lapisan kinclong, namun mudah kotor dan meninggalkan bekas sidik jari. Makanya, isi boks dalam paket penjualan Redmi 8A tidak disertai dengan soft case tambahan.
Pada bodi belakang, pengguna juga bakal disuguhi satu kamera dengan LED flash dan logo Redmi. Tak seperti Redmi 8, ponsel murah ini tidak menyediakan pemindai sidik jari.
Beralih ke bagian depan, Xiaomi melapisi wajah Redmi 8A dengan Corning Gorilla Glass 5. Di rentang ponsel di bawah Rp 1,5 jutaan, hanya ponsel inilah yang diproteksi lapisan pelindung tersebut. Sedikit ke bagian bawah, juga ditemukan logo Redmi.
Seperti kebanyakan seri Redmi lainnya, sisi kanan ponsel dipakai untuk meletakan tombol volume dan power, slot kartu SIM di sisi kiri, dan bagian atas untuk speaker. Sedangkan bagian bawah ponsel digunakan untuk aneka lubang, mulai dari speaker, port audio jack 3,55 mm, dan colokan Type-C.
Baca Juga: Unboxing Redmi 8A, Ponsel Termurah Xiaomi
Saat digenggam, ponsel ini bukan hanya tidak licin, tapi juga enteng dibawa dan nyaman dalam genggaman satu tangan. Maklum, dimensinya hanya 156,5 x 75,4 x 9,4 mm dengan bobot 188 gram.
Beranjak ke bagian layar, Redmi 8A membawa layar 6,2 inci beresolusi HD+ (720 x 1520 piksel) dengan rasio layar ke bodi mencapai 81,3 persen. Bezelnya cukup tebal karena dipakai untuk memasang logo Redmi di bagian bawah layar.
Performa
Di atas kertas, spesifikasi Redmi 8A bergantung pada kinerja prosesor Qualcomm Snapdragon 439 yang dikombinasikan dengan GPU Adreno 505, RAM 2 GB, dan penyimpanan internal 32 GB yang masih bisa diekspansi via microSD hingga 512 GB.
Dengan komposisi tersebut, pengguna bakal disuguhi pengalaman membuka banyak aplikasi (multitasking) yang berjalan tanpa gangguan lag.
Kelancaran multitasking tentu saja mendukung kinerja pengemudi ojol yang dituntut cepat untuk membuka banyak aplikasi, mulai dari layanan ride hailing (Gojek dan Grab), menghubungi pelanggan dengan telepon atau pesan, maupun aplikasi peta digital.
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim