Suara.com - Nasi kuning menjadi salah satu hidangan yang kerap dikonsumsi untuk acara-acara khusus atau sekedar sarapan. Harga yang dipatok pun relatif terjangkau untuk seporsi nasi kuning. Namun, sebuah postingan menjadi viral di Twitter, lantaran harga jual nasi kuning sebanding dengan 3 buah MacBook Apple.
Cuitan yang viral di Twitter ini pertama kali diunggah akun @hellosolechan, Selasa (11/2/2020) lalu, memicu berbagai komentar warganet.
Dalam cuitan tersebut, warganet ini mengunggah potret harga sebungkus nasi kuning yang dijual dengan harga 6.000 dolar AS atau setara dengan Rp 82 juta.
"iPad 1.279 dolar AS, MacBook 1.949 dolar AS, nasi kuning.." tulis @hellosolechan dalam cuitannya.
Menurut warganet ini, harga nasi kuning tersebut sama dengan 3 MacBook milik Apple yang dijual dengan harga 1.949 dolar AS atau setara dengan Rp 26,6 jutaan.
Namun, Jelas saja harga nasi kuning ini bukan harga sebenarnya. Dicurigai, penjual nasi kuning ini salah menempatkan tanda mata uang dolar AS di informasi harga tersebut.
Seharusnya penjual tersebut menulis harga nasi kuning dengan menggunakan rupiah, si penjual malah menggunakan dolar sebagai informasi harga jualannya ini.
Menjadi viral di Twitter, unggahan mengenai nasi kuning seharga 3 MacBook milik Apple ini mendapat berbagai komentar dari netizen.
"Nasi kuning, kuningnya dari emas 24k" tulis @vvildahadid.
Baca Juga: Bertema Valentine, Ini 6 Qoute Manis Buat Caption Instagram Kamu
"Pakai lelehan emas kali kuningnya ga pakai kunyit" komentar @edasurya.
"Mau beli nasi kuning aja harus jual ginjal dulu" ungkap @allyxharuuu.
"Berasnya di-extract dari emas dengan lauk ikan yang diimport langsung dari segitiga bermuda" balas @45juwitala.
Cuitan mengenai nasi kuning seharga 3 MacBook milik Apple unggahan @hellosolechan ini sudah mendapat 12 ribu cuitan dengan ratusan komentar warganet.
Berita Terkait
-
Kunjungi Keraton Yogyakarta, Putri Mahkota Denmark Cicipi Nasi Kuning
-
MacBook Pro Terbaru Meluncur, Ada Magic Keyboard lho!
-
5 Langkah Mudah Mengunduh macOS 10.15 Catalina Beta Publik
-
Mudah Terbakar, MacBook Pro 15 Inci Dilarang Masuk Pesawat Garuda
-
Ramai Maskapai Luar Negeri Larang MacBook Masuk Bagasi, Apa Alasannya?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara
-
Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai