Suara.com - Xiaomi Mi Note 10 resmi diluncurkan di Indonesia pada pekan ini, sebulan setelah Mi Note 10 Pro diboyong ke Tanah Air. Mi Note 10 dijual seharga Rp 6,2 juta sementara Mi Note 10 Pro dihargai Rp 7 juta.
Dengan selisih harga Rp 800.000, apa saja perbedaan antara Xiaomi Mi Note 10 dan Mi Note 10 Pro? Berikut jabarannya:
Lensa
Xiaomi Indonesia, dalam akun Twitter resminya, mengatakan bahwa Xiaomi Mi Note 10 dan Mi Note 10 Pro hanya berbeda pada komponen kamera utamanya.
Xiaomi Mi Note 10 dan Mi Note 10 Pro sama-sama dipersenjatai lima kamera belakang. Tetapi yang membedakannya adalah lensa pada kamera utama sekaligus yang terbesar, dengan resolusi 108 megapiksel.
"Perbedaan smartphone ini dengan pendahulunya adalah lensa pada kamera utama 108MP-nya. Mi Note 10 menggunakan 7P lens (7 lembar) sedangkan Mi Note 10 Pro menggunakan 8P lens," jelas Xiaomi Indonesia.
Perbedaan itu diklaim akan berpengaruh pada foto yang dihasilkan. Pada Mi Note 10 Pro foto disebut akan lebih tajam dan bagus meski dalam kondisi minim cahaya. Kualitas foto akan sedikit turun pada Xiaomi Mi Note 10.
Kapasitas Memori
Di pasar Indonesia, baik Mi Note 10 Pro dan Mi Note 10 hanya hadir dalam satu varian memori. Kendati begitu, kapasitasnya berbeda.
Baca Juga: Xiaomi Mi Note 10 Meluncur, Dihargai Rp 6,2 Juta
Xiaomi Mi Note 10 Pro meluncur di Indonesia dengan membawa RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Sedangkan Mi Note 10 dibekali RAM 6 GB dan memori bawaan 128 GB.
Selain dua perbedaan itu, Xiomi Mi Note 10 dan Mi Note 10 Pro memiliki spesifikasi yang identik. Keduanya memiliki layar AMOLED seukuran 6,47 inci yang dilapisi Corning Gorilla Glass 5. Di bagian atasnya tersemat sebuah kamera berkekuatan 32 MP.
Di dapur pacunya, Xiaomi Mi Note 10 mengandalkan prosesor Snapdragon 730G. Baterainya berkapasitas 5.260 mAh, didukung teknologi pengisian daya cepat 30W.
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah