Penjual itu pun mengirim bukti pesan antara ia dan pembeli lainnya yang membeli donat pada foto tersebut. Melihat hal tersebut, pembeli donat itu pun kembali naik darah karena merasa donatnya telah "dicuri" dan diberikan sesuka hati kepada pembeli lain.
"Loh! Tadi katanya donat saya mbak! Gimana sih main kasih orang aja," protes pembeli tersebut.
"Allahu akbar... kakak mau ambil donatnya malam ini kan? Ya malam kak donatnya ntar saya siapin, saya ukir. Itu donat cust saya... saya tunjukin gambar donat karena kan kakak minta gambar donat atau contoh donat yang mau dikasih ke suami kakak kan. Itu contohnya kakakku... karena berhubung kakaknya tadi ngechat bilang 'tulisannya terserah saya' ya seperti itulah contoh donatnya kak," jelas penjual donat panjang lebar.
Meski sudah dijelaskan, namun pembeli donat itu kembali mempermasalahkan kata "sayang" yang ditulis pada donat. Pembeli tersebut merasa seharusnya penjual menulis nama suaminya saja dibandingkan dengan kata "sayang".
Di sisi lain, penjual donat tidak menanyakan nama suami pelanggannya karena pembeli tersebut telah meminta untuk menulis apa saja sebagai dekorasi donatnya. Pada akhirnya, pembeli donat itu pun memutuskan untuk membatalkan pesanannya.
"Yaudah deh mbak, saya nggak jadi pesan! Maaf ya! Mood saya hilang," tulis pembeli donat.
"Iya kalau nggak jadi nggak apa-apa kok kak... alhamdulillah," jawab penjual.
"Kok alhamdulillah, ngejek kamu ya! Untung saya nggak jadi pesan. Ribet," tulis pembeli itu lagi.
"Untung donatnya belum saya buat kak, kalau nggak sih lain cerita. Viral kakak," sahut penjual donat.
Baca Juga: Begini Cara Virus Corona COVID-19 Menyerang Tubuh Manusia
"Kamu yang saya viralkan, lancang manggil-manggil sayang ke suami saya. Kenal juga nggak," balas pembeli.
"Astaghfirullahaladzim... kapan saya manggil sayang ke suamimu kakak? Perkara donat tadi? Itu donat orang, Allahu akbar..." tulis penjual donat.
Isi pesan WhatsApp itu pun berakhir dengan sang pembeli memblokir Facebook milik penjual donat tersebut.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 6 ribu kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar. Tak sedikit warganet yang dibuat kesal dengan sikap pembeli donat tersebut.
"Suami mbaknya orang sabar berarti," tulis akun @bimadharma_.
"Tolong customer kayak gini dibuang ke Atlantis saja," komentar @knshabrina.
Berita Terkait
-
Meski IPK Tinggi, Warganet Senang Pelamar Kerja Ini Tak Dipanggil Wawancara
-
Pelanggan Adalah Raja Sesungguhnya, Pembeli Ini Minta Dipanggil Yang Mulia
-
Interaksi Dosen - Mahasiswa Lewat Chat Ini Bikin Ngakak
-
Tak Menghargai, Permintaan Dibuatkan Desain Gratis Ini Bikin Emosi Warganet
-
Karyawan Cantumkan Hobi di CV, Ijin Tidak Masuk Bosnya Kasih Jawaban Jleb
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Rayakan 1 Miliar Download, eFootball Hadirkan Mode Ikonis dan Pemain Legendaris
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
-
Terpopuler: 5 Merek HP Terlaris Global Periode Q1 2026, Rekomendasi HP Tipis Fast Charging
-
Huawei Pura 90 Pro Debut 20 April, Andalkan RAM 16 GB dan Chip Kirin Anyar
-
5 Kipas Tangan Portable Cas Tahan Lama: Dijamin Adem Seharian, Anti Gerah DImana pun
-
Pakai Chip iPhone, Performa Gaming Laptop Murah MacBook Neo Lampaui Ekspektasi
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 April 2026: Raih Skydive Undersea, Doctor Red, dan Topi
-
Spesifikasi Vivo Y31d Pro: HP Baru di Indonesia, Usung Baterai 7.000 mAh dan Fitur Tangguh
-
7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote
-
Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai