Suara.com - NASA berencana untuk meluncurkan robot baru penjelajah Mars yang disebut Perseverance pada 17 Juli. Namun, peluncuran diundur hingga 20 Juli karena diperlukannya waktu tambahan untuk memperbaiki masalah dengan peralatan sistem tanah.
Menurut Tory Bruno, CEO United Lauch Alliance yang menyediakan roket Atlas V untuk mengirim Perseverance dalam perjalanan ke Mars, masalah ini melibatkan mesin derek yang rusak.
"Mesin derek sekarang sudah diperbaiki. Roket baik-baik saja," tulis Tory Bruno melalui akun Twitter miliknya ketika menanggapi pertanyaan salah satu follower yang bertanya tentang penyebab keterlambatan peluncuran.
Dilansir dari Space.com pada Jumat (12/6/2020), robot beroda enam itu akan mendarat di dalam Kawah Jezero selebar 45 km pada 18 Februari 2020 di Mars. Penjelajah akan mencari tanda-tanda kehidupan kuno di Jezero. Kawah itu dilaporkan menampung sebuah danau dan delta sungai miliaran tahun yang lalu.
Perseverance sendiri merupakan inti dari misi Mars 2020 milik NASA. Robot penjelajah ini juga akan melakukan sejumlah tugas lainnya. Sebagai contoh, salah satu instrumen robot akan menghasilkan oksigen dari atmosfer yang didominasi karbon dioksida Mars. Teknologi yang telah ditingkatkan ini dapat membantu eksplorasi manusia di Mars.
Penjelajah juga dibekali helikopter pengintai kecil bernama Ingenuity. Helikopter ini akan melakukan eksplorasi udara yang dapat memainkan peran besar dalam misi Mars di masa depan.
Misi terpenting Perseverance juga termasuk mengumpulkan dan menyimpan lusinan sampel Mars untuk dibawa kembali ke Bumi. NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA) bekerja sama pada rencana pengambilan sampel, yang diprediksi akan tiba di Bumi awal 2013. Sampel ini akan dianalisis dalam kaitan mencari tanda-tanda kehidupan Mars di masa lalu serta petunjuk lainnya tentang sejarah dan evolusi Planet Merah.
Berita Terkait
-
Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan
-
NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan
-
Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius
-
Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global
-
Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
-
Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar
-
5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya
-
Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar
-
6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele
-
Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad
-
GrabAcademy Buka Jalan Mitra Naik Kelas, dari Driver hingga Jadi Pengusaha
-
Penjualan Eceran Juli 2026 Diprediksi Tumbuh 0,9 Persen, Makanan dan Minuman Jadi Penopang
-
Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati
-
WNI Jadi Korban Tewas! Ini Kronologi Kapal Kargo Diserang Rudal di Selat Bab el-Mandeb