Suara.com - Di setiap kamar tidur, motif sprei biasanya dipilih sesuai dengan selera sang pemilik kamar masing-masing. Cukup unik, sprei 3D motif ular yang dijual secara online ini justru membuat warganet sekaligus merasa ngeri.
Pengguna Facebook bernama Wia membagikan postingan sprei 3D unik melalui forum "PEKALONGAN INFO".
Ia membagikan postingan dengan caption bertuliskan "Dijual sprei 3D. Minat silahkan WA penjualnya. Terima kasih".
Postingan yang dibagikan membuat netizen heboh setelah mendapatkan lebih dari 2.400 Like dan ratusan komentar dari warganet.
Cukup unik dan anti mainstream, postingan bahkan telah dibagikan lebih dari 97 kali.
Dalam postingan, kita bisa melihat beberapa motif ular termasuk ular hijau, ular piton, hingga ular albino.
Mengingat ini adalah sprei 3D, gambar ular pada sprei ini tampak menonjol sehingga kelihatan hidup.
Meski pengunggah postingan tak bermaksud menjual dan hanya sebagai hiburan, namun sprei 3D ini benar-benar ada yang menjajakan secara online.
Di Indonesia, kita juga bisa membeli bed cover 3D dengan harga Rp 300 ribu hingga Rp 800 ribu. Beberapa motif yang tersedia termasuk motif hewan, tumbuhan, hingga bunga.
Baca Juga: Modus Goreng Kacang buat Pamer Emas ke para Bunda, Warganet Auto Julid
Namun bed cover 3D dengan motif ular seperti di dalam postingan sangat jarang ditemui pada toko online di Indonesia.
Setelah ditelusuri, sprei 3D motif ular yang mirip pada postingan dijual di situs Amazon.
Berbahan polyester dan menawarkan "pengalaman luar biasa", bed cover 3D motif ular di Amazon dijual dengan harga 90 hingga 114 dolar AS atau Rp 1,3 juta hingga Rp 1,6 juta.
Sprei 3D motif ular di atas mendapatkan beragam komentar dari warganet.
"Kalau beli ini nggak akan cepat tidur, tapi malah jadi takut," komentar Supriyono.
"Wah, bisa-bisa anakku nangis malem-malem. Nangis meringkuk lihat ular di bawahnya," kata Jack Pratama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah