Suara.com - Cyberpunk 2077 jadi salah satu game baru yang dinantikan kehadirannya tahun ini. Namun nantinya, game RPG tersebut bakal kena sensor di Jepang.
Tiap negara memang punya kebijakan masing-masing, termasuk dalam hal konten dewasa dalam video game.
Namun Jepang bukan yang paling ketat terkait sensor dalam video game. Terlebih negara ini banyak memproduksi konten dewasa.
PressStart, media asal Australia mengabarkan kalau Cyberpunk 2077 versi Jepang akan memiliki konten yang lebih halus dibandingkan versi barat.
Sedangkan di Australia sendiri, game RPG ini tidaklah mendapatkan sensor sama sekali. Namun tetap dikategorikan sebagai game dewasa dengan umut 18 ke atas.
Seperti diketahui, Australia adalah salah satu negara yang ketat membatasi peredaran game. Jika dianggap terlalu brutal, negara tersebut akan melarangnya.
Cyberpunk 2077 sendiri adalah game RPG dengan tema yang memberikan banyak kebebasan bagi player. Bahkan memodifikasi tubuhnya hingga alat kelamin.
Dilaporkan, versi Jepang akan melakukan sejumlah perubahan. Terutama terkait dengan ketelanjangan dan brutalitas di Cyberpunk 2077.
Beberapa sensor yang dilakukan Jepang untuk Cyberpunk 2077 antara lain:
Baca Juga: Cyberpunk 2077 Bawa 4 Efek Ray-Tracing Menakjubkan, Tampilan Ini Buktinya!
- Penambahan celana dalam untuk karakter pria/wanita yang telanjang
- Revisi konten seksual eksplisit
- Revisi konten brutal seperti mutilasi dan pengeluaran organ dalam
- Semua konten billboard/grafiti yang menampilkan alat kelamin bakal dibuang.
Nampak CD Projekt Red pun akan mau melakukan sejumlah sensor tersebut agar Cyberpunk 2077 bisa dipasarkan di Jepang.
Mengingat developer game asal Polandia ini memang terkenal idealis dan tidak pernah melakukan sensor pada game buatannya.
Sejauh ini belum ada kabar negara lain yang akan melakukan tindakan yang sama seperti Jepang pada game RPG garapan CD Projekt Red ini.
Cyberpunk 2077 telah dijawalkan meluncur pada 19 November 2020 mendatang untuk PlayStation 4, Xbox One, Google Stadia, dan PC. [HiTekno.com]
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?
-
6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral