Suara.com - TikTok baru saja merilis laporan transparansi aktivitas yang mereka lakukan selama paruh kedua 2019 lalu. Dalam periode Juli hingga Desember tahun lalu, aplikasi berbagi video itu mengonfirmasi telah menghapus sekitar 49 juta video yang diunggah para pengguna TikTok.
Dikutip Gizchina, Senin (13/7/2020), TikTok menghapus video-video tersebut atas permintaan pemerintah setempat karena melanggar peraturan. Selain itu, ada pula video dihapus karena tidak sesuai dengan kebijakan dan privasi yang ditetapkan perusahaan.
Secara global, TikTok harus menghilangkan lebih dari 49 juta video karena melanggar kebijakan dan pedoman komunitasnya. Menurut perusahaan asal China itu, lebih dari 33 persen video yang dihapus berasal dari India.
Rincinya, TikTok telah menghapus lebih dari 16 juta video dari India, 4,5 juta video dari pengguna asal Amerika Serikat, 3,7 juta video pengguna Pakistan, 2 juta video di Inggris, dan 1,2 juta video berasal dari Rusia.
Meski angka 49 juta bukanlah jumlah yang sedikit, namun itu seakan tidak berarti ketika mengetahui bahwa selama semester kedua 2019, total video TikTok yang diunggah nyaris mencapai 500 juta video. Artinya, video yang dihapus dari platform tersebut hanya 1 persen saja.
Perusahaan mengklaim, kecilnya persentase penghapusan video tersebut tidak terlepas dari algoritma AI milik TikTok yang otomatis menghapus 98,2 persen dari video sebelum pengguna melaporkan video.
Sementara itu, India juga menempati urutan pertama dalam hal permintaan pemerintah untuk informasi pengguna dan penghapusan konten. Pemerintah India meminta TikTok untuk menyediakan 302 data pengguna dan 30 penghapusan konten pada paruh kedua 2019.
Saat ini, TikTok tidak lagi beroperasi di India. Namun, sebelum larangan TikTok di India, aplikasi video pendek itu memiliki lebih dari 200 juta pengguna di Negeri Bollywood.
Baca Juga: Menjiwai Banget! Viral Video Gadis Kecil Nyanyi Lagu Dangdut Bikin Gemas
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Samsung Bespoke AI Home Resmi Hadir, Rumah Pintar Makin Canggih dengan AI dan SmartThings
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Terbaru Semua Seri Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
-
WhatsApp Kini Hadir di Smartwatch Garmin, Bisa Balas Chat dan Kirim Emoji Langsung dari Jam Tangan
-
Perbandingan Spesifikasi Redmi 15 vs vivo Y29 HP Murah Rp2 Jutaan Baterai Jumbo
-
Poco X Series Jadi Raja HP Gaming, Ini Rahasia Performa Ekstrem yang Bikin Gamer Ketagihan
-
30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Maret 2026: Klaim 5 Juta Koin dan 500 Permata Gratis Sekarang
-
Google Gemini Siap Hadirkan Avatar 3D Mirip Wajah Asli, Bisa Kloning Diri untuk Video dan Konten
-
4 Rekomendasi HP Mirip iPhone 17 Air Harga Rp5 Jutaan ke Bawah: Body Tipis, Desain Kamera Horizontal