Kelompok Penasihat Ilmiah Pemerintah untuk Keadaan Darurat (SAGE) juga merekomendasikan bahwa penata rambut memakai masker wajah daripada face shield karena tidak ada bukti yang menawarkan perlindungan terhadap Covid-19.
New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (NERVTAG) dan Environmental and Modeling group (EMG) mempresentasikan bukti pada 23 Juli, hampir tiga minggu setelah penata rambut dibuka kembali pada 4 Juli. Untuk menyambut kembali pelanggan, penata rambut, tukang cukur, hingga ahli tato diberi tahu oleh pemerintah bahwa pelindung mata yang jelas akan cukup untuk melindungi terhadap Covid-19. Namun, tidak jelas apa dasar pedoman ini.
NERVTAG dan EMG mengakui kemungkinan penularan melalui udara berperan dalam penyebaran virus Corona, tetapi hanya di daerah yang berventilasi buruk. WHO mengatakan, virus Covid-19 terutama ditularkan di antara orang-orang melalui tetesan pernapasan, yang keluar dari saluran udara saat orang bernapas.
Tetesan, yang mengandung air liur, lendir dan zat lain dari saluran udara, termasuk virus, lebih besar dari partikel udara murni. Setelah dikeluarkan dari tubuh, tetesan melakukan perjalanan jarak pendek sebelum jatuh ke lantai, itulah sebabnya jarak sosial sangat penting.
Berita Terkait
-
Inspiratif, Mahasiswa Ajarkan Cara Bikin Face Shield dan Hand Sanitizer
-
Modis, Face Shield Kini Bertransformasi Menjadi Fashion Item
-
Keren! Helm Ojol Sudah Dilengkapi Penangkal Virus Corona, Jadi Makin Aman
-
Peragaan Busana Pengantin di Tengah Pandemi Covid-19
-
Trik dan Tips Make Up Tahan Lama Saat Pakai Masker dan Face Shield
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali