Suara.com - Seorang staf di sebuah pusat perkebunan Kanada tengah dirundung sedih, usai Facebook memblokir foto bawang karena "seksual secara terbuka".
Gambar yang menyinggung, diposting ke halaman Facebook resmi Perusahaan Benih Gaze, menunjukkan segenggam bawang putih ditempatkan di keranjang anyaman.
Tetapi setelah salah satu dari 10.000 anggota toko melaporkan jepretan itu sebagai tidak pantas ke Facebook, raksasa teknologi California itu segera bertindak.
"Jadi kami baru saja diberitahu oleh Facebook bahwa foto yang digunakan untuk benih Bawang Walla Walla kami adalah 'Seksual'," tulis Gaze di halaman Facebook resminya pada Sabtu lalu.
"Oleh karena itu, [Foto] tidak dapat diiklankan untuk dijual di platform mereka ... [emoji tertawa] Bisakah Anda melihatnya? Sekelompok pikiran kotor di sana."
Perusahaan, yang berbasis di Newfoundland, memosting komentar di samping foto yang dipermasalahkan, serta screengrab tanggapan Facebook.
Facebook mengatur konten yang menyinggung di platformnya menggunakan campuran moderator manusia dan kecerdasan buatan.
Jika seseorang melaporkan gambar, foto tersebut dipindai oleh algoritma yang menentukan apakah itu melanggar persyaratan layanan aplikasi atau tidak.
Dalam banyak kasus, konten dihapus tanpa pernah dilihat oleh moderator. Sistemnya cukup akurat, tapi belum sempurna.
Baca Juga: Baru Kembali ke Gedung Putih, Trump Bikin Masalah di Twitter dan Facebook
Dalam kasus posting Gaze, tampaknya pemeriksa konten robot menganggapnya menampilkan materi yang jauh lebih rendah daripada sekadar bawang.
"Daftar tidak boleh memposisikan produk atau layanan dengan cara yang menjurus ke arah seksual," bunyi pesan otomatis yang dikirim ke perusahaan oleh Facebook.
Perusahaan tidak merinci apa yang sebenarnya dianggap seksual.
"Kami mendapat pemberitahuan beberapa hari yang lalu bahwa itu adalah 'citra seksual yang terbuka' yang harus mereka larang dari situs," manajer Gaze Jackson McLean mengatakan kepada CBC dilansir The Sun, Kamis (8/10/2020).
"Kurasa ada sesuatu tentang dua bentuk bulat di sana yang bisa disalahartikan sebagai payudara atau semacamnya, entah bagaimana tubuh lain tanpa sehelai benang pun,” jelasnya.
Ini adalah ketidaknyamanan kecil bagi siapa pun yang menjalankan akun tersebut, tetapi setidaknya penggemar The Seed Company dapat melihat sisi lucunya.
Berita Terkait
-
Awas! Beredar Penipuan Berkedok Facebook dan Whatsapp Istri Gubernur Kepri
-
Akun Facebook Pamer Sabu dan Tantang Polisi, Polda Buru Pemilik Akun
-
Selena Gomez Kirim "Surat Cinta" ke Mark Zuckerberg Lewat Instagram
-
Akun Facebook Anggota Dewan Diduga Terlibat Video Seks Pernah Dibobol
-
Facebook Luncurkan Pusat Informasi Ilmu Iklim
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien