Suara.com - Pertandingan play-off MPL Indonesia Season 6 dibuka oleh laga ONIC vs EVOS. Ini merupakan pertandingan yang menentukan mengenai siapa tim yang bakal melawan RRQ Hoshi pada Upper Bracket.
Sebagai informasi, EVOS Legends tampil kurang maksimal sehingga menghuni peringkat enam di regular season.
Mereka bahkan kalah dua kali melawan ONIC di babak regular dengan skor cukup telak 2 vs 0. Bak pembalasan, EVOS justru tampil trengginas di game pertama.
Susunan pemain dan hero dari EVOS Legends di game pertama termasuk Rekt (Yu Zhong), Wannn (Harith), Bajan (Hilda), Pendragon (Barat), dan Rexxy (Selena).
Sementara susunan roster serta hero dari ONIC Esports yaitu Drian (Jawhead), Sanz (Yi Sun-Shin), CW (Pharsa), Butsss (X.Borg) dan Antimage (Thamuz).
Sejak early-game, EVOS Legends berhasil menekan ONIC dari segala arah. Di menit ke-7, skor Kill 1 vs 5 untuk keunggulan Macan Putih. EVOS Wannn dengan hero Harith-nya tampil menggila dengan menyumbang 2 Kill dan 2 Assist.
Setelah merebut Lord di menit ke-11, EVOS Legends berhasil merubuhkan Turret Inhibitor dari ONIC di sisi atas. War di dekat Lord selanjutnya menjadi mimpi buruk Landak Kuning.
Kombinasi serta finishing apik dari Wannn dan Rexxy membantu tim EVOS menghempaskan empat hero ONIC sekaligus.
Menyisakan satu hero, serangan pada base mengakhiri perlawanan ONIC sehingga mereka menyerah dengan skor Kill 3 vs 17 atas Macan Putih pada game pertama di menit ke-16.
Baca Juga: Sering Hasilkan Kemenangan, Ini 3 Hero Terbaik RRQ Hoshi di MPL Season 6
Membalas kekalahan di game pertama, Landak Kuning langsung tampil beringas pada game kedua. Cukup cepat, game kedua bahkan berjalan kurang dari 15 menit.
Skor Kill 7 vs 3 untuk keunggulan ONIC ketika memasuki mid-game. ONIC Sanz tampil menggila dengan kontribusi Kill sangat banyak.
Triple Kill di sisi atas dari Sanz membuat EVOS akhirnya menyerahkan game kedua dengan skor 9 vs 21 untuk keunggulan ONIC.
Pada game ketiga, EVOS memasukkan Revicii untuk menggantikan Pendragon. Tak seperti laga sebelumnya, game ketiga justru berlangsung sangat sengit. EVOS Revicii meraih Maniac di menit ke-10 sementara ONIC Sanz memperoleh Maniac di menit ke-19.
Setelah meratakan semua hero EVOS di sisi bawah, serangan kompak dari ONIC mengunci kemenangan pada menit ke-19 dengan skor 16 vs 12. Kemenangan ini membuat ONIC masuk ke Upper Bracket play-off MPL Indonesia Season 6 dengan melawan RRQ Hoshi sehingga malam nanti tersaji The Royal Derby.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap
-
5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!
-
5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan