Playstation 5. [Shutterstock]
Suara.com - Keamanan PlayStation 5 (PS5) sebagai konsol baru Sony yang telah didukung dengan akses internet menjadi salah satu prioritas utama pengguna. Oleh karena itu, harus tahu cara mengubah atau mengatur ulang kata sandi di PS5.
Ada beberapa tingkat keamanan di PS5, termasuk otentikasi dua faktor. Dilansir dari Android Central, berikut cara mengubah kata sandi di PS5:
1. Cara mengubah kata sandi di PS5
- Jika pengguna ingin mengubah kata sandi di konsol generasi baru ini, pertama hidupkan PS5 dan hubungkan ke TV menggunakan kepala pengontrol DualSense ke sudut kanan atas dan pilih pengaturan.
- Selanjutnya, pilih menu Users and Accounts. Lalu gulir ke bawah daftar dan pilih Login Settings. Kemudian klik menu Password untuk mengubah atau memperbarui kata sandi.
- Untuk mendapatkan kata sandi baru, pengguna harus menuliskan kata sandi yang ada terlebih dahulu. Setelah pengguna memasukkan kata sandi yang ada dan yang baru, pilih menu Confirm untuk menyimpan perubahan.
2. Cara mengatur ulang kata sandi di PS5
- Jika pengguna tidak ingat dengan kata sandi di PS5, pengguna dapat mengatur ulang kata sandi dengan cara yang hampir sama seperti langkah-langkah di atas.
- Pertama, pilih menu Settings di sudut kanan atas lalu pilih opsi Users and Accounts. Kemudian klik Sign-In. Dari layar Sign-In, pengguna perlu menekan tombol segitiga pada pengontrol.
- Di layar selanjutnya, pilih Next untuk memulai proses pengaturan ulang kata sandi. Setelahnya, pengguna akan menerima email yang berisi tautan. Pesan akan dikirim ke email yang terdaftar di PS5.
- Jika menerima email, pengguna hanya perlu mengikuti petunjuk yang disertakan untuk menyelesaikan pengaturan ulang kata sandi.
- Sony telah merilis PS5 dan konsol itu akan tersedia di Indonesia secara resmi pada 22 Januari 2021 dalam dua varian, versi reguler dan digital. Untuk versi reguler dibanderol Rp8,799 juta sedangkan untuk digital edition dihargai Rp7,299 juta.
Komentar
Berita Terkait
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
-
Tak Lagi Soal Lingkungan: Mengapa Perubahan Iklim Disebut Ancaman bagi Keamanan Nasional Indonesia?
-
Mengejar Produksi Migas, Keamanan Kini Jadi Investasi Penting
-
Viral Video BYD Tang Terjang Banjir Hingga Komponen Copot Picu Keraguan Keamanan Mobil Listrik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim