Suara.com - League of Legends: Wild Rift meramaikan pasar MOBA yang memiliki banyak penggemar di Tanah Air. Meski hype-nya cukup tinggi di awal peluncuran, namun kini banyak pengguna yang memberikan bintang satu di Play Store.
Ketika artikel ini ditulis, rating keseluruhan Wild Rift di Play Store adalah 3.8 dari 5 bintang yang ada.
Tentu itu tak terlalu menyenangkan mengingat awal kedatangannya Wild Rift langsung masuk ke jajaran Top Free di Play Store.
MOBA "sebelah" yang berusia lebih tua dan memiliki banyak penggemar di Indonesia mempunyai rating rata-rata di atas 4. Tentu ini merupakan sebuah peringatan yang harus diperhatikan agar hype mengenai Wild Rift tetap terjaga.
Dilihat dari grafik rating di Play Store, kita bisa menyaksikan bar berwarna hijau (bintang lima) dan oranye tua (bintang satu).
Bar paling bawah cukup "melesat" yang mengindikasikan bahwa banyak player memberikan bintang satu pada game tersebut.
Masih belum diketahui mengenai penyebab utama mengapa game baru ini mendapatkan penurunan rating dari penggemar. Namun jika dilihat dari beberapa rating yang baru masuk, terdapat beberapa indikator mengenai dugaan penyebab penurunan rating.
Banyak pengguna yang memberikan rating bintang satu karena merasa terdapat "masalah" di Matchmaking.
Sebagian pengguna yang membahas topik Matchmaking mengeluhkan mengenai teman satu tim yang dianggap tidak sesuai tier dan gaya bermain mereka.
Baca Juga: Weird Genius Siap Kolaborasi dengan Wild Rift, Begini Respon Penggemar
"Rank matchmaking sangat buruk. Menyebalkan! Jangan bermain bila kalian solo rank," komentar salah seorang pengguna yang memberikan bintang satu.
Terdapat juga masalah log-in dan koneksi internet di mana pengguna mengeluhkan hambatan saat log-in atau kendala putus di tengah permainan dan mereka tidak bisa reconnected.
Beberapa masalah lain yang disebutkan termasuk bug skill, lag, hingga sistem pemilihan lawan tidak seimbang. Ada pula pengguna yang merasa versi mobile masih kurang maksimal jika dibandingkan versi PC-nya.
"Ini masih jauh jika dibandingkan versi PC. Orang yang mengira ini lebih baik dari MOBA lainnya, sadarlah," tulis Iv*n G*e*t.
Masalah Matchmaking memang pernah menjadi problem bagi MOBA lain sehingga mereka melakukan beberapa update untuk memperbaikinya. Jika isu di atas bisa ditanggapi oleh Wild Rift, bukan tidak mungkin bahwa game ini bisa memperoleh rating dan hype tinggi kembali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja