Suara.com - Sebagai pembuka, babak playoff upper bracket M2 World Championship 2020 menjadi ajang pertemuan tim asal Indonesia, RRQ Hoshi dan tim asal Myanmar, Burmese Ghouls. Dalam game best of 5, siapa yang akan melaju ke final gelaran Mobile Legends tingkat dunia ini?
Untuk game di babak pertama, RRQ Hoshi mengambil first pick dengan R7 bersama Lapu Lapu, Lemon dengan Belerick, Psychoo dengan Sylvanna, Albert dengan Ling dan Vyn dengan Eudora.
Sedangkan tim asal Myanmar, Burmese Ghouls diperkuat oleh Kid dengan Selena, Maybe dengan Diggie, Ruby DD dengan Jawhead, Ace dengan Claude dan Dee dengan Balmond.
Di menit awal game pertama ini, masing-masing tim bermain pasif dengan sibuk farming. First blood lalu dikantongi oleh Burmese Ghouls dengan kematian Psychoo bersama Sylvanna.
Bermain apik dengan Selena, Kid berhasil menumbangkan Vyn dalam team fight di midlane. Memasuki menit ke-6, RRQ Hoshi justru unggul di poin kill hingga gold. Namun, perolehan ini mampu dikejar cepat oleh Burmese Ghouls di menit setelahnya.
RRQ Hoshi lalu berhasil mendapatkan turtle dalam kontes yang pertama. Sayangnya, keuntungan ini harus ditukar dengan kematian 3 player tim Sang Raja.
Susah farming, buff Ling milik Albert harus menjadi sasaran empuk Burmese Ghouls. Hal ini yang lalu membuat sang bayi alien ketinggalan level dari Ace dengan Claude yang cukup sakit di menit ke-12.
Mengancam base utama RRQ Hoshi di menit ke-15, Burmese Ghouls mengamankan poin di game pertama melawan Lemon dan kawan-kawan dalam game best of 5.
Masuk ke game kedua, Burmese Ghouls mengambil first pick dengan Kid bersama Mathilda, Maybe dengan Diggie, Dee dengan Claude, Ace dengan Hayabusa, dan Ruby DD dengan Grock.
Baca Juga: Hero Lapu Lapu Milik Lemon di M2 Bikin Melongo, CEO RRQ: Bisa Sekeren Itu?
Sebagai lawan, RRQ Hoshi mengandalkan R7 dengan Harith, Lemon dengan Lapu Lapu, Psychoo dengan Khaleed, Albert dengan Roger serta Vyn dengan Selena.
Sejak menit awal, Diggie milik Maybe cukup merepotkan RRQ Hoshi. Sayangnya hero ini justru lolos dan tidak kena banned sama sekali. Pada menit ke-3, RRQ Hoshi mampu unggul secara poin kill hingga membuat tim berani mengambil turtle yang pertama.
Memasuki menit ke-7, kedua tim sama-sama bermain agresif. RRQ Hoshi bahkan harus kalah turret dari Burmese Ghouls. Membuat empat player RRQ Hoshi sekarat, Burmese Ghouls sukses memukul mundur tim Sang Raja untuk kembali ke base.
Ace dengan Hayabusa sukses membuat RRQ Hoshi kerepotan di late game. Lord di menit ke-15 langsung menjadi ancaman dari Burmese Ghouls untuk RRQ Hoshi. Poin di game kedua langsung dikantongi tim asal Myanmar ini.
Game ketiga sekaligus penentuan nasib RRQ Hoshi dimulai dengan first pick yang dilakukan oleh tim Sang Raja. R7 mengandalkan Chou, Lemon dengan Lapu Lapu, Psychoo dengan Sylvanna, Albert dengan Claude dan Vyn dengan Lou Yi.
Usai Diggie resmi kena banned, Burmese Ghouls turun bersama Ruby DD dengan Benedetta, Ace dengan Yi Sun Shin, Kid dengan Lunox, Dee dengan Khaleed dan Maybe dengan Hilda.
Berita Terkait
-
Raih Kemenangan Sempurna, Alter Ego Pulangkan Omega Esports di Playoff M2
-
Rangkul Fans MLBB, BRI Terbitkan BRIZZI Special Edition Mobile Legend
-
Hasil Pertandingan M2 Babak Play-off Day 1, RRQ dan AE Tampil Trengginas
-
Hadirkan Momen "Comeback", RRQ Hoshi Tumbangkan Omega Esports di M2
-
M2 World Championship: Tim Myanmar Gilas Bren Esports
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan