Suara.com - Google memberikan lampu hijau bagi para pengguna Android, menuju peluncuran Android 12.
Tahun lalu, Google merilis Pratinjau Pengembang pertama Android 11 pada 19 Februari dan versi terakhir dari versi Android baru diluncurkan pada 8 September.
Beberapa hari lalu, dilansir laman Phonearena, Senin (8/2/2021), Google menginformasikan bahwa Pratinjau Pengembang Android 12 pertama akan segera hadir.
Mengutip 9to5Google bahwa pada Kamis (5/2/2021), aplikasi Umpan Balik Android Beta menerima pembaruan untuk Android 12.
Google pertama kali merilis aplikasi umpan balik untuk rilis beta Android dimulai dengan Android 10 2019 (alias "Q").
Ide dari aplikasi ini adalah untuk memungkinkan pengguna melaporkan ke Google tentang masalah, masalah, bug, dan lain-lain yang dialami dengan versi beta tanpa harus menjelajahi situs pelacak bug.
Meskipun Google menyarankan mereka yang menginstal aplikasi Masukan untuk menghapus instalannya setelah periode pratinjau berakhir, dalam hal ini yang dengan pembaruan dari versi 2.11 ke versi 2.15-betterbug.external_20201211_RC02.
Tetapi meskipun Anda mungkin sudah memiliki aplikasi yang diperbarui untuk Android 12 beta, itu tidak dapat digunakan saat ini.
Meskipun Google pernah memulai program Pratinjau Pengembang pada Maret, tahun lalu program ini dimulai pada Februari.
Baca Juga: Canggih! Google Pixel Punya Fitur Baru, Baca Detak Jantung Lewat Kamera
Dengan pembaruan aplikasi Umpan Balik, awal Februari lainnya tampaknya akan segera hadir.
Jadi pengguna Pixel, pada akhirnya Anda akan menghadapi keputusan sulit jika Anda menggunakan handset Pixel 3 seri Pixel 5 sebagai driver harian Anda.
Ketika program beta publik Android 12 dimulai, Anda harus memutuskan apakah layak menghadapi bug biasa dan baterai yang lebih cepat habis hanya untuk menjadi yang pertama di blok Anda untuk menggunakan Android 12.
Secara tradisional, Google memulai proses pembaruan dengan merilis dua Pratinjau Pengembang diikuti oleh tiga versi beta sebelum versi final sistem operasi disebarluaskan.
Satu fitur baru yang dapat dilihat adalah fitur yang memungkinkan aplikasi untuk hibernasi untuk mengosongkan ruang penyimpanan yang dibutuhkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
Terkini
-
Acerpure Clean V2 Resmi Hadir, Vacuum Cordless Ringan dengan Fitur Canggih Khusus Pemilik Hewan
-
Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara
-
Xiaomi Pad 8 Global Muncul di Geekbench: Siap ke Indonesia, Pakai Chip Kencang Snapdragon
-
Siapa Daud Tony? Viral Ramal Kejatuhan Saham dan Kripto, Harga Perak Meroket
-
5 Rekomendasi Smartwatch Terbaik di Bawah Rp1 Jutaan, Spek Canggih!
-
Xiaomi Rilis Monitor Gaming Anyar: Tawarkan Refresh Rate 200 Hz, Harga Kompetitif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 3 Februari 2026, Ada Jujutsu Kaisen Monster Truck Gratis
-
POCO F8 Series Segera Dipasarkan di Indonesia, Harga POCO F7 Makin Miring
-
Siap ke Indonesia, Tecno Camon 50 Series Dukung SuperZoom 20X dan Sensor Sony
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Februari 2026, Klaim Ibrahimovic OVR 117 dan 5.000 Gems