Suara.com - Maret 2021 diwarnai berbagai fenomena langit menarik. Dilansir dari In The Sky, Rabu (3/3/2021), berikut ini lima peristiwa langit yang akan terjadi pada Maret 2021:
1. Merkurius capai titik tertinggi di langit
Merkurius akan mencapai titik tertinggi di langit pada penampakan pagi selama Februari hingga April 2021. Namun, penampakan terbaik dapat diamati pada 6 Maret mendatang.
Dari Jakarta, planet ini akan mencapai ketinggian puncak 25 derajat di atas cakrawala saat Matahari terbit dengan mag 0.1.
Tak hanya mencapai titik tertinggi, pada hari yang sama, Merkurius juga mencapai pemisahan terbesarnya dari Matahari.
2. Pendekatan Bulan dan Saturnus
Bulan dan Saturnus akan tampak berdekatan pada jarak 3 derajat satu sama lain pada 10 Maret.
Dari langit Jakarta, pasangan ini akan terlihat mulai pada pukul 03:17 WIB atau sekitar 2 jam 41 menit sebelum Matahari terbit dan mencapai ketinggian 33 derajat di atas ufuk timur.
Keduanya akan menghilang dari pandangan saat fajar menyingsing pada pukul 05:44 WIB.
Baca Juga: Semalam Tidur Kurang Nyenyak? Ternyata Pengaruh dari Bulan Purnama Lho...
Bulan dan Saturnus akan terletak di konstelasi Capricornus dan pada sekitar waktu yang sama, pasangan ini juga akan melakukan konjungsi.
3. Formasi Bulan, Merkurius, Jupiter
Bulan akan tampak berdekatan dengan dua planet sekaligus pada 11 Maret. Ketiga benda langit ini dapat mulai diamati pukul 04:13 WIB di langit timur.
Jupiter akan berada sekitar 4 derajat dari Bulan sementara Merkurius akan berada pada jarak 3 derajat.
Keduanya akan terlihat di konstelasi Capricornus dan mencapai ketinggian 20 derajat di atas ufuk timur sebelum menghilang dari pandangan saat fajar pada pukul 05:44 WIB.
4. Hujan meteor Gamma Normiid
Hujan meteor Gamma Normiid sudah aktif mulai 25 Februari hingga 28 Maret. Namun, waktu terbaik untuk mengamatinya adalah ketika puncak hujan meteor terjadi, yaitu pada 14 Maret 2021.
Pada puncaknya, diperkirakan sebanyak enam hingga 10 meteor akan terlihat setiap jam. Namun, pengamat hanya bisa melihatnya di kondisi lingkungan yang bebas polusi dan cahaya.
Dari langit Jakarta, hujan meteor akan muncul pada ketinggian 46 derajat di atas cakrawala.
Hujan meteor akan dimulai pada pukul 21:45 WIB saat titik pancarannya naik di atas ufuk timur dan akan tetap aktif sampai fajar menyingsing pada pukul 05:38 WIB.
Sementara itu, puncak hujan meteor diperkirakan terjadi pada pukul 23:00 WIB.
Bulan akan mencapai fase penuh pada 29 Maret mendatang. Pada saat ini dalam fase siklus bulanannya, Bulan terletak hampir tepat di seberang Matahari di langit Bumi, sehingga menempatkannya dalam posisi tinggi di atas cakrawala.
Tak hanya itu, Bulan purnama pada 29 Maret juga akan melakukan pendekatan terdekatnya dengan Bumi, yang disebut perigee.
Dengan kata lain, Bulan akan tampak sedikit lebih besar dan terang daripada waktu lainnya. Bulan purnama perigee seperti ini terjadi kira-kira sekali setiap 13 bulan.
Umumnya, urutan Bulan purnama sepanjang tahun sering diberi nama sesuai dengan musimnya. Bulan purnama ini akan menjadi yang pertama di musim semi 2021 sehingga disebut sebagai Egg Moon.
Pada saat yang tepat ketika mencapai fase penuh, Bulan akan berada pada deklinasi +01°01' di konstelasi Virgo. Jaraknya dari Bumi akan menjadi 362.000 kilometer.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026
-
Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan
-
BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia
-
Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS
-
Isu Reshuffle Usai HUT RI, Muzani: Saya Belum Dengar, Itu Hak Prerogatif Prabowo
-
10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban
-
Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim
-
Wamenkop: Prabowo Sedang Kembalikan Koperasi Jadi Lokomotif Ekonomi Bangsa
-
Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal
-
Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit