Suara.com - Bimbingan belajar menjadi alternatif bagi siswa-siswi yang ingin mendalami pelajaran dan merasa kesulitan jika hanya mengandalkan penjelasan di sekolah, sehingga membutuhkan bimbingan secara intensif. Salah satu aplikasi bimbel online yang direkomendasikan adalah Zenius.net.
Mengenal Zenius
Zenius merupakan salah satu platform aplikasi untuk bimbingan belajar secara online layaknya ruang guru yang hadir untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital. Perusahaan ini memiliki visi untuk menyebarkan kecintaan belajar kepada siapa saja, kapan saja, dan menjawab pertanyaan apapun.
Zenius ingin menumbuhkan rasa penasaran dan cinta akan proses belajar di dalam diri semua orang. Sehingga proses belajar pun bisa mereka lakukan dengan penuh semangat dan rasa kemerdekaan yang tinggi. Sehingga tujuannya untuk bersama-sama merangkai Indonesia yang cerdas bisa tercapai.
Platform belajar online yang bisa diakses baik melalui situs website maupun aplikasi ini hadir sejak 2004. Berawal dari memformulasikan kerangka belajar Zenius untuk diterapkan di bimbel di Jakarta, perusahaan ini pun akhirnya berbadan legal pada 2007.
Alasan Pentingnya Mengambil Bimbel Online
Sebelum teknologi berkembang pesat seperti sekarang, bimbel menjadi salah satu lembaga belajar yang identik dengan harganya yang mahal. Sehingga tidak semua siswa bisa mengambil bimbel tambahan karena ketidakmampuan biaya. Padahal, sebenarnya mereka juga membutuhkan.
Seiring dengan perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, bimbingan belajar kini bisa diakses di mana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan smartphone. Apalagi sejak adanya pandemi Covid-19, di mana sistem belajar semuanya harus berbasis online dan dari rumah.
Bimbingan belajar secara online menawarkan keunggulan tersendiri. Anda bisa dengan bebas mengatur jadwal sendiri karena platform bimbel online ini pada umumnya bisa diakses kapan saja. Selain itu, materinya juga bisa diakses secara berulang-ulang jika belum paham dalam sekali tonton.
Baca Juga: Gandeng Zenius, Telkomsel Gelar Kompetisi Ilmupedia Berani Jawab
Kelebihan dan Keunggulan Zenius
Perangkat pembelajaran di zaman yang serba modern ini memang serba canggih. Anda tidak harus terpaku lagi dengan buku untuk mendapatkan materi pelajaran. Dengan bermodalkan kuota dan smartphone, Anda bisa mengakses banyak materi pelajaran secara daring dan gratis.
1. Berpengalaman Lama di Bidangnya
Secara resmi, Zenius memang baru berdiri menjadi sebuah perusahaan legal pada 7 Juli 2007. Namun, proses merintisnya sudah sejak tahun 2004 oleh pendirinya yakni Sabda PS. Dengan pengalamannya yang hampir 17 tahun ini, tak heran jika Zenius sangat direkomendasikan.
Apalagi proses pembuatan kerangka materi yang dibuat di Zenius benar-benar dengan perencanaan dan uji coba matang sejak dirintis pada tahun 2004 lalu. Berawal dari uji coba ke bimbel-bimbel di Jakarta, akhirnya Zenius bisa menjadi platform bimbel online besar seperti sekarang.
2. Guru dan Pengajar yang Kekinian
Tag
Berita Terkait
-
Gandeng Zenius, Telkomsel Gelar Kompetisi Ilmupedia Berani Jawab
-
Zenius untuk Guru, Membantu Peran Guru di Masa PJJ
-
Lebih dari 14 Ribu Pengguna Zenius Berhasil Lulus SBMPTN 2020
-
Sekolah Diliburkan, Platform Belajar Online Ini Gratiskan Aksesnya
-
Menjangkau ke Pelosok, Platform Belajar Online Raih Pendanaan Rp 260 M
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie