Suara.com - Produsen ponsel pintar, Oppo mengakui adanya pandemi COVID-19 sempat meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap gawai karena berbagai faktor kebijakan pembatasan sosial.
PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto A mengatakan saat adanya kebijakan seperti pembelajaran jarak jauh atau bekerja dari rumah, masyarakat cenderung ingin memperbarui gawai mereka agar bisa beraktivitas lebih optimal.
"Ketika ada PJJ dan WFH kalau dilihat kenaikannya memang tidak sangat tinggi, di bawah lima persen lah ada kenaikannya," kata Aryo saat diskusi daring yang dipantau di Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021).
Sementara itu di masa awal pandemi COVID-19 saat adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total, menurutnya peningkatan jumlah penjualan itu hanya sebesar 1 persen.
Apalagi, kata dia, saat awal pandemi Oppo hanya memiliki stok gawai yang terbatas. Belum lagi rentang harga untuk gawai yang tersedia itu berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 17 juta.
"Bagaimana menjual perangkat dengan harga seperti itu dan situasi seperti ini, Oppo itu kuatnya di range harga sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta," katanya.
Maka dari itu pada saat seiring adanya sejumlah kebijakan pembatasan sosial yang baru dan mengharuskan masyarakat untuk mengurangi mobilitas, maka permintaan gawai baru pun menjadi bertumbuh.
"Karena yang sebelumnya pakai gawai biasa-biasa saja, karena gawai merupakan alat utama, jadi banyak yang melakukan transisi, dari gawai yang kelas bawah ke kelas menengah," kata dia.
Selain itu, menurutnya pada Lebaran tahun 2021 ini prospek penjualan gawai dari Oppo menurutnya cukup menjanjikan. Pasalnya setelah adanya sejumlah kebijakan relaksasi pemulihan ekonomi, penjualan gawai Oppo pun mulai mendekati normal kembali.
Baca Juga: Rekomendasi HP Murah Oppo untuk Mudik Online Lebaran 2021
"Sebenarnya kami juga terkena dampak, tapi kami mencoba melayani konsumen dan terbaik, terutama ketika pandemi ketika semua orang harus mengerjakan sesuatu dari rumah," kata dia.
Adapun pada suasana Lebaran 2021 ini, dia memperkenalkan sejumlah gawai baru dari Oppo di antaranya Oppo A54, Oppo A74 (5G), Oppo A74 (4G), Oppo Band (arloji pintar), dan Oppo Enco Buds.
"Kami keluarkan produk gawai dengan kualitas yang baik, kebutuhannya mulai dari layar yang besar, baterai yang besar, dan penyimpanan yang besar," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
5 HP Oppo Chip Snapdragon Harga Rp1 Jutaan, Spek Kencang Tak Cepat Panas
-
Performa Oppo Pad Mini Terungkap di Geekbench: Usung RAM 12 GB, Spek Lampaui iPad
-
Rajanya HP Murah? HP Oppo Rp1,6 Juta Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz
-
7 HP OPPO Murah 2026 dengan Spek Tinggi, Nomor 4 Paling Menarik
-
Video Hands-On Oppo Find X9 Ultra Beredar: Dukung Zoom Optik 10x dan Lensa Eksternal
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah