Suara.com - Industri game akhir-akhir ini sedang naik daun dan tiga alasan utama mendasari hal ini, yakni meningkatnya jumlah perangkat, munculnya sejumlah besar game menarik, dan seluruh dunia terjebak di rumah karena jarak sosial dan isolasi diri paksa dengan latar belakang pandemi virus corona (Covid-19).
Permintaan Sony PlayStation 5 (PS5) telah menunjukkan bahwa permintaan konsol game lebih tinggi dari sebelumnya.
Sepertinya Apple ingin memanfaatkan peningkatan minat pada konsol genggam.
Menurut t WCCFTech, perusahaan yang berbasis di Cupertino ini sedang membuat konsol game portabel. Akan mirip dengan Nintendo Switch dan akan menerima chip generasi baru.
Di antara karakteristik konsol hybrid portabel, Apple menyebut chip berpemilik dengan akselerator grafis yang kuat, sistem pendingin yang efisien, dan dukungan untuk penelusuran sinar.
Ada kemungkinan bahwa laboratorium perusahaan sedang mengerjakan beberapa prototipe konsol dan game eksklusif untuk Apple Arkade. Mereka bermaksud menarik studio game terkenal Ubisoft.
Sebagaimana melansir laman Gizchina, Selasa (11/5/2021), sumber yang dekat dengan hal ini masih menutup rapat seputar kapan bocoran akan terealisasi.
Tidak menutup kemungkinan bahwa pada akhirnya perusahaan akan meninggalkan ide untuk meluncurkan produk baru. Kami harus menunggu detail lebih lanjut.
Apple telah memutuskan memperluas kerjasamanya dengan pabrikan Korea Selatan yang memproduksi komponen untuk kamera smartphone.
Baca Juga: Covid-19 Masuk ke Pabrik Apple di India, Produksi iPhone Terpengaruh?
Reorganisasi rantai pasokan merupakan tindakan paksa karena perang dagang antara Amerika Serikat dan China.
Menurut portal Korea IT News, Apple harus beralih ke kerja sama dengan pabrikan Korea setelah memutuskan hubungan dengan perusahaan Cina Ofilm, yang memproduksi komponen kamera.
Tahun lalu, Departemen Perdagangan AS menempatkan pabrikan dalam daftar hitam, setelah itu Apple terpaksa mencari mitra baru.
Dalam sebuah pernyataan pada 16 Maret, OFilm mengatakan bahwa perusahaan asing yang ditunjuk telah memutuskan, mengakhiri kemitraannya dengan pabrikan China dan anak perusahaannya.
Meski Apple tidak disebutkan namanya secara langsung, OFilm diketahui menerima bagian yang signifikan dari pendapatannya dari usaha patungan dan setelah interaksi berakhir menjual produksi kamera ke Chinese Wingtech.
Sebelum sanksi, Apple menerima komponen kamera dari OFilm, Sharp dan LG Innotek. Kini perusahaan pimpinan Tim Cook itu harus mencari mitra baru di Korea Selatan.
Berita Terkait
-
Apple Watch Selanjutnya Bisa Deteksi Gula dan Alkohol dalam Darah
-
Melahirkan di Pesawat, Dokter Ini Pantau Detak Jantung Bayi di Apple Watch
-
Rumor, iPhone 13 Bakal Gunakan Layar 120Hz dari Samsung
-
iPhone Lipat Apple Diprediksi Hadir di 2023
-
Awas! Apple Peringatkan iPad dan Mac Bakal Jadi Barang Langka
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Terbaru 8 Januari 2026, Klaim Woof Bundle dan Emote Gratis
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 Januari 2026, Klaim Pemain 115 dan 10.000 Gems
-
5 Smartwatch Terbaik Setara Apple Watch Rp1 Jutaan Masih Layak Beli di 2026
-
5 Smartwatch Terbaik untuk Naik Gunung di Bawah Rp1 Juta, GPS dan Kuat Suhu Ekstrem
-
Xiaomi Unggah Teaser, Peluncuran POCO X8 Pro ke Indonesia Makin Dekat
-
Poster Ungkap Kisaran Harga POCO M8 5G: HP Murah dengan Layar 3D Curved
-
51 Kode Redeem FF 7 Januari 2026: Bocoran Karakter Ninja dan Renovasi Map Peak
-
34 Kode Redeem FC Mobile 7 Januari 2026: Klaim Schmeichel Gratis dan Kompensasi Bug
-
4 Tablet Murah Xiaomi Performa Stabil untuk Kerja dan Hiburan, Mulai Rp1 Jutaan
-
Mudahnya Menambahkan Bingkai di Word: Ciptakan Dokumen yang Menarik!