Suara.com - Perangkat panggilan video Portal Facebook mendapatkan crossover Harry Potter and the Cursed Child.
Fitur ini memungkinkan kamu hingga tiga temanmu berdandan sebagai karakter dari drama tersebut menggunakan teknologi augmented reality (AR).
Dilansir laman The Verge, mengutip blog resmi Facebook, Kamis (8/7/2021), berikut cara menggunakannya.
Siapa pun dapat memulai pengalaman dengan mengetuk 'Panggilan Tirai' di baki efek di Portal.
Kemudian, pilih salah satu dari tiga lokasi dari menu untuk dikunjungi: Aula Besar Hogwarts, Kementerian Sihir, atau Tepi Hutan Terlarang.
Saat lampu menyala, setiap orang yang dipanggil akan mewujudkan karakter dari pertunjukan dengan mantra unik, yang ditetapkan secara acak.
Cukup anggukan kepalamu atau ketuk layar untuk mentransmisikannya dan saksikan temanmu mengagumi keajaibannya.
Teknologi AR mengubah kamu menjadi salah satu karakter Harry Potter, yang didukung oleh teknologi Spark AR Facebook, juga akan cocok dengan warna kulit Anda.
“Penelepon dapat sepenuhnya mewujudkan karakter berkat pengambilan sampel kulit waktu nyata yang mencocokkan karakter 3D dengan warna kulit unik kamu sebelum mengubahnya menjadi topeng AR untuk integrasi tanpa batas,” kata Facebook dalam blognya.
Baca Juga: Selamat Datang di Zuckerville! Facebook Kembangkan Kota Mandiri
Fitur ini bekerja dengan panggilan video Portal-ke-Portal untuk pengguna di AS dan Inggris.
"Jika tidak memiliki perangkat Portal, pengguna Instagram dan Facebook masih dapat berinteraksi dengan topeng AR melalui kamera masing-masing aplikasi dan berbagi video dan foto melalui Stories," kata Facebook.
Facebook telah meningkatkan upaya teknologi AR-nya. September lalu diumumkan bahwa perusahaan akan membuat efek AR untuk Messenger dan Portal pada 2021.
Perusahaan juga berinvestasi besar-besaran dalam perangkat AR dan VR, dengan hampir 10.000 karyawan dilaporkan bekerja di divisi Reality Labs-nya.
Berita Terkait
-
Cara Mengembalikan Akun Facebook, Instagram, dan WhatsApp yang Kena Retas
-
Google, Facebook, dan Twitter Ancam Cabut dari Hong Kong
-
Awasi Mobilitas Warga selama PPKM Darurat, Pemerintah Gunakan Data Facebook hingga NASA
-
Awas! Beredar Akun Facebook Palsu Gubernur Kepri, Minta Nomor Whatsapp Warga
-
Jangan Marah, Ini 5 Tips Bijak Hadapi Hujatan di Media Sosial
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat
-
Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa
-
Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik
-
Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Sosok Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei Juara Baca Al Quran Kehilangan Gelar Bangsawan
-
Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya
-
Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian