Suara.com - Twitter sekarang meluncurkan teks untuk tweet suara.
Twitter pertama kali meluncurkan tweet suara pada Juni 2020, tetapi mereka dengan cepat dikritik pada saat itu oleh pendukung aksesibilitas karena tidak memiliki teks.
Sekarang, ketika kamu membuat tweet suara teks akan dibuat secara otomatis.
Teks tersebut didukung dalam beberapa bahasa, Inggris, Jepang, Spanyol, Portugis, Turki, Arab, Hindi, Prancis, Indonesia , Korea, dan Italia.
Sebagai informasi, update Twitter kali ini sementara baru bisa dinikmati pengguna iOS.
Namun, Twitter mencatat bahwa karena menggunakan pengaturan bahasa perangkat sebagai dasar transkripsi, fitur tersebut tidak akan bekerja secara akurat.
Terutama jika perangkat disetel ke satu bahasa tetapi kamu berbicara dalam bahasa lain.
Untuk melihat keterangan pada tweet, kamu dapat mengklik atau mengetuk ikon CC di sudut kanan atas jendela tweet suara.
Teks hanya muncul di tweet suara baru, kata Twitter dilansir dari The Verge, Senin (19/7/2021), jadi kamu tidak akan melihatnya di tweet lama.
Baca Juga: Viral di Twitter Tagar ShanDay Milik Shani JKT48, Ada Apa?
Ketika tweet suara diluncurkan, juga terungkap bahwa tidak ada tim khusus di Twitter untuk aksesibilitas pada saat itu.
Sebagai gantinya, karyawan harus menyumbangkan waktu mereka sendiri untuk pekerjaan aksesibilitas.
Sejak itu perusahaan telah memperbaikinya, mengumumkan bahwa mereka telah membentuk tim untuk fokus pada aksesibilitas pada September.
“Sebagai bagian dari pekerjaan berkelanjutan kami untuk membuat Twitter dapat diakses oleh semua orang, kami meluncurkan teks otomatis untuk Tweet Suara ke iOS,” kata kepala aksesibilitas global Twitter Gurpreet Kaur dalam sebuah pernyataan.
“Meskipun ini masih awal dan kami tahu ini tidak akan sempurna pada awalnya, ini adalah salah satu dari banyak langkah yang kami ambil untuk memperluas dan memperkuat aksesibilitas di seluruh layanan dan kami berharap dapat melanjutkan perjalanan untuk menciptakan layanan yang benar-benar inklusif,” tambahnya.
Twitter juga menawarkan teks di Twitter Spaces, ruang audio sosial seperti Clubhouse.
Berita Terkait
-
Curhat Pedagang Kecil: Sudah Patuhi Aturan PPKM Darurat, Masih Aja Diangkut Satpol PP
-
Beri Imbauan Prokes, Michelle Christo Dikritik: Ucapan dan Kelakuan Beda 180 Derajat
-
Bikin Terharu, Seorang Pemulung Beli Hewan Kurban Pakai Uang Rp 2 Ribuan
-
Twitter Rilis Caption di Fitur Voice Tweet, Ada Bahasa Indonesia
-
Aldi Eks CJR Viral Hingga Dituduh Menipu Hingga Rugikan Fans, Begini Respon Keluarga
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan