Suara.com - Menjelang Mobile Legends Professional League atau MPL Season 8, pengumuman terkait roster serta role-nya menarik untuk dibahas. Percakapan antara KB dan Ko Lius memunculkan spekulasi mengenai role dari EVOS Wann di musim depan.
Caster dan juga analis, Ryan "KB" Batistuta awalnya memprediksi bahwa Wann bakal mengemban role sebagai Gold Laner. Sebagai informasi, Wann dikenal sebagai Jungler mematikan dengan banyak kill yang dimiliki oleh EVOS.
Pada pekan awal MPL Season 7, ia sempat tampil untuk membela Macan Putih, namun akhirnya memilih untuk rehat. Beberapa roster EVOS yang terdaftar di MPL Season 7 termasuk Rexxy, Darkness, Antimage, Rekt, Luminaire, Wann, Clover dan LJ.
Setelah sempat tampil kurang apik di pekan-pekan awal, EVOS kemudian memasukkan Ferxiic sebagai pemain baru MPL dari MDL.
Ferxiic langsung tampil konsisten dan mengesankan sehingga menjadi wonderkid di musim lalu. Peran Jungler yang disematkan pada Ferxiic mampu dilakoninya dengan sangat baik sehingga wonderkid ini turut mengantarkan EVOS menjadi juara MPL Season 7.
Nah, menjelang bergulirnya MPL Season 8, tentu penggemar eSports Mobile Legends cukup penasaran terkait role yang bakal diemban Wann jika nanti kembali ke pro scene. Melalui streaming di Nimo TV, KB awalnya berbicara pada Lius Andre (Ko Lius) mengenai kemungkinan Wann menjadi Gold Laner di musim depan.
Lius Andre yang juga mantan Esports Manager Moonton nampak menahan tawa dan membocorkan secara tersirat role baru EVOS Wann.
"Lah gue kan udah scrim beberapa kali sama mereka. Nggak mau ngomong ah. Nggak-nggak, elu harus lihat Selena-nya dia, nggak bohong. Masalahnya tuh anak bawel kan, tetapi beneran, elu harus lihat Selena-nya dia, rusak, bener-bener rusak. Bagus banget, positioning, in and out, rotasi, main ambush, semuanya bagus," kata Ko Lius.
Dilihat dari percakapan tersebut, muncul kemungkinan bahwa EVOS Wann siap mengemban role Support. Di musim lalu, trio mid-laner pada formasi inti dihuni oleh Ferxiic (Jungler), Luminaire (Support), dan Rekt (Tank/Support).
Baca Juga: Demi Main Game Lebih Menjiwai, Streamer Bangun Setup dengan Barang-barang Ini
Cukup menarik apabila Wann menjadi mid-laner dengan role berbeda (Support) mengingat musim-musim sebelumnya ia dikenal sebagai Jungler mematikan dari EVOS.
Ini masih sebatas prediksi sehingga kita perlu menunggu pengumuman langsung dari EVOS terkait formasi dan roster tim di MPL Season 8. Video percakapan antara KB dan Ko Lius yang diunggah oleh akun @emak_moba bisa dilihat melalui link ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
5 Pasang Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim, Bisa Sering Bentrok
-
Karhutla Menggila di Kalteng, 7.634 Hektare Lahan Terbakar
-
Review Serial Tires Season 2: Ketika Kegagalan Bisnis Dihadapi dengan Humor
-
Nasaruddin Umar Tak Jadi Calon Ketum PBNU, Pilih Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag
-
Tersedia Anggaran Rp515 Miliar, Perbaikan Sektor Pertanian di Aceh Pasca-Bencana Diminta Dikebut
-
4 Shio Paling Beruntung 28 Agustus 2026, Kehidupan Terasa Lebih Mudah Mulai Hari Ini
-
Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan