Suara.com - Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), satunya pemasok semikonduktor untuk berbagai perangkat Apple, terkontaminasi gas.
Menurut laporan Nikkei Asia, pabrik yang terkena dampak, Fab 18, memproduksi prosesor untuk gadget terbaru Apple, termasuk untuk iPhone 13 dan MacBook Pro yang dikabarkan didesain ulang.
“Beberapa lini produksi TSMC di South Taiwan Science Park menerima gas tertentu dari pemasok yang diyakini terkontaminasi. Dengan cepat diganti dengan pasokan gas lainnya,” kata perusahaan itu kepada Nikkei Asia dan Reuters, dilansir dari Gizmodo, Senin (2/8/2021).
Perusahaan juga mencatat sedang melakukan operasi tindak lanjut untuk memastikan kualitas produksi tidak akan terpengaruh.
Kabar baiknya adalah TSMC mengatakan, saat ini tidak percaya ini akan memiliki pengaruh besar pada operasi.
Berita ini sedikit meresahkan mengingat saat ini berada di tengah-tengah kekurangan chip global.
Sementara Presiden Joe Biden telah berjanji untuk mengatasi masalah ini, perusahaan semikonduktor—termasuk TMSC—telah memperingatkan bahwa ini bisa berlangsung hingga 2022.
CEO Intel Pat Gelsinger baru-baru ini mengatakan, dia yakin kekurangan itu akan bertambah buruk pada paruh kedua tahun ini.
Gelsinger juga mengisyaratkan bahwa itu bisa jadi satu tahun atau bahkan dua tahun sebelum semuanya kembali normal.
Baca Juga: MediaTek Bersiap Meluncurkan Chip 4nm pada Akhir 2021
Sejauh ini, Apple relatif tidak terpengaruh oleh kekurangan chip dibandingkan dengan pembuat perangkat lain, tetapi tampaknya keberuntungan akhirnya akan habis.
Dalam panggilan pendapatan awal pekan ini, CEO Tim Cook memperingatkan bahwa penjualan iPhone dan iPad akan dipengaruhi oleh "kendala pasokan" untuk silikon.
"Apple memperkirakan kekurangan tersebut akan lebih besar dari apa yang kami alami selama kuartal Juni," kata CFO Apple Luca Maestri.
Namun, Cook juga mengklarifikasi bahwa sebagian besar kekurangan tersebut tidak terkait dengan Apple Silicon.
Sebaliknya, masalahnya terletak pada “legacy node” dan permintaan yang lebih besar untuk produk Apple daripada yang diantisipasi sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?
-
Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026
-
Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua
-
Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir
-
Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus
-
Seberapa Oke Mobil Listrik Jaecoo J5 EV? Intip Kata Pakar
-
Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah
-
Listrik Baru Menyala Setelah Padam? Jangan Langsung Tenang, Ini Barang Elektronik Paling Rawan Rusak
-
Bukan di Dalam Museum, Ini "Sekolah" Budaya Paling Nyata di Ujung Timur Jawa