Suara.com - Perusahaan Korea Selatan, PT LG Electronics Indonesia, membidik pasar masker premium atau kelas atas di seluruh Indonesia dengan meluncurkan LG PuriCare Wearable Air Purifier ke Indonesia pada Kamis (19/8/2021).
LG PuriCare Wearable Air Purifier merupakan masker seharga Rp 2,5 juta yang diklaim bisa menyaring udara dari virus serta bakteri, demikian dikatakan Presiden Direktur PT LG Electronics Indonesia (LGEIN) Lee Taejin.
"Produk ini merupakan produk global LG yang tidak hanya dipasarkan di Indonesia tapi juga di dunia," kata Lee Taejin.
LG PuriCare Wearable Air Purifier yang diboyong ke Indonesia pada hari ini adalah generasi ke-2, yang telah mengalami penyempurnaan baik di desain maupun fitur dan teknologinya.
Masker yang disematkan fitur pemurni udara (air purifier itu) tetap menggunakan HEPA filter sebagai bagian utama untuk menghilangkan bakteri, virus serta berbagai allergen yang melayang di udara.
Kinerja saringan udara pada masker premium ini telah diuji lembaga internasional antara lain TÜV Rheinland di Korea Selatan. Penyempurnaan dilakukan pada desain yang lebih ramping dibanding generasi pertama, sehingga kini beratnya hanya 94 gram dan lebih modis.
"Meski semakin menanggalkan kesan desain industrial, namun tetap memberikan nuansa canggih. Perubahan desain ini merupakan upaya membuat LG PuriCare Wearable Air Purifier semakin dapat membaur dengan keseluruhan gaya berbusana keseharian penggunanya,” ujar Marketing Head of LGEIN Jay Jang menambahkan.
Fitur canggih yang dibenamkan pada masker premium tersebut antara lain pelantang VoiceOn, yang membuat konsumen tetap bisa bersuara meski menggunakan masker kedap berpenjernih udara tersebut.
Selain itu ada motor kipas Dual Fans yang lebih senyap dan daya baterai lebih besar yaitu 1000 mAh yang dapat diisi ulang serta mampu bertahan 8 jam pemakaian terus menerus.
Baca Juga: Baterai Tahan Lama, Air Purifier Wearable LG Resmi Dipasarkan
Disematkan pula aplikasi khusus berbasis Android dan iOS dengan konektivitas Bluetooth untuk memantau pola pernapasan serta informasi kekuatan baterai, serta memberitahu masa pemakaian filter HEPA sebagai pengingat untuk menggantinya.
"Pengumuman ini sekaligus mengisyaratkan ketersediaan perangkat ini pada berbagai toko elektronik dan official store LG di platform pemasaran daring di Indonesia," katanya.
Masker premium berteknologi canggih itu dibandrol dengan harga sekitar Rp 2.499.000 per unit. LG optimistis produk canggih yang mengusung isu kesehatan dan higienitas terutamq di era pandemi Covid ini bakal diminati kalangan atas di Indonesia yang peduli terhadap kesehatan meskipun ketika tidak ada pandemi. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah