Suara.com - Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memanfaatkan teknologi nuklir untuk mendukung upaya perbaikan fungsi strategis lahan, salah satunya dengan remediasi lahan berbasis sumber daya lingkungan dan konsorsium mikroba rizosfer terpilih yang andal, sinergis dan berkelanjutan.
"Perbaikan fungsi strategis lahan dilakukan melalui pendekatan lingkungan melalui perbaikan atau remediasi, perlindungan atau konservasi dan pemanfaatan potensi sumber daya lokal," kata peneliti madya bidang lingkungan di Batan Tri Retno Dyah Larasati, Jumat (20/8/2021).
Ia mengatakan perubahan iklim, dinamika alamiah dan aktivitas manusia menimbulkan dampak pada penurunan kualitas lingkungan. Itu disebabkan adanya degradasi hayati, kimia dan fisika pada lahan, sehingga menyebabkan peningkatan area lahan suboptimal atau marjinal, lahan tercemar, lahan kritis dan lahan terdegradasi.
Oleh sebab itu, kata dia, fungsi strategis lahan berupa fungsi hidrologis, produktif dan ekologis menjadi terganggu sehingga perlu perbaikan.
Pemanfaatan teknologi nuklir untuk mendukung upaya perbaikan fungsi strategis lahan, katanya, dilakukan melalui aplikasi teknologi radiasi dan isotop yakni menggunakan isotop stabil seperti C-13, O-18, dan N-15 untuk identifikasi sumber polutan dan iradiasi gamma.
Ia menjelaskan uradiator Gamma Chamber 4000A - 60Co digunakan untuk stimulasi fungi terseleksi dengan dosis rendah kurang dari 1000 Gray (Gy) dengan kemanfaatan diperoleh peningkatan kemampuan fungi terseleksi seperti aktivitas selulase, lignin peroksidase, dan kitinase.
Iradiator IRKA-60Co digunakan untuk sterilisasi bahan pembawa (carrier) dengan dosis iradiasi gamma 20–25 kGy dengan kemanfaatan diperoleh jaminan kualitas dan sterilitas bahan pembawa yang sesuai dalam menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup mikroba target selama periode penyimpanan dan pendistribusiannya ke lapang.
Sementara pengembangan Inokulan Mikroba Rizosfer (IMR) dilakukan melalui tahapan isolasi, seleksi dan identifikasi. Koleksi kultur mikroba rizosfer terpilih yang telah diperoleh diantaranya adalah Azotobacter sp, Bacillus circulans, Bacillus megaterium, Bacillus stearothermopilus, Bacillus sp, Pseudomonas fluorescens, Aspergillus niger, dan Trichoderma harzianum.
Tri mengatakan proses produksi inokulan mikroba fungsional yang berasal dari koleksi kultur mikroba terpilih dilakukan melalui kultivasi strain mikroba terpilih dalam medium sintetis (broth), kemudian dilakukan subkultur strain mikroba terpilih dalam medium broth dan inokulasi kultur cair strain mikroba ke dalam bahan pembawa atau carrier steril.
Baca Juga: Manfaatkan Material Lokal, Reaktor Nuklir Generasi Keempat Berhasil Diciptakan
Bahan pembawa padat berupa kompos yang disterilkan menggunakan iradiasi gamma dosis 20-25 kGy, sedangkan bahan pembawa cair disterilkan menggunakan uap (autoclave).
Disebutkannya bahwa produk Inokulan Mikroba Fungsional yang telah diperoleh meliputi IMR, Compostar, Trichomix, Lignostar, HCDec dan IPLB.
IMR adalah inokulan konsorsium mikroba rizosfer untuk peningkat kesehatan tanah dan tanaman, pertumbuhan dan hasil tanaman. Paten untuk IMR itu terdaftar dengan Nomor P-00201300407.
Sedangkan compostar merupakan inokulan konsorsium mikroba terpilih untuk dekomposisi limbah organik pertanian dan peternakan. Trichomix adalah inokulan konsorsium mikroba terpilih sebagai pengendali hayati (bio-control).
Lignostar merupakan inokulan konsorsium mikroba terpilih untuk delignifikasi biomassa tanaman (lignoselulosa). HCDec adalah inokulan konsorsium mikroba terpilih untuk dekomposer polutan hidrokarbon.
Sementara IPLB adalah inokulan konsorsium mikroba terpilih untuk mengikat polutan logam berat, demikian Tri Retno Dyah Larasati. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?