Suara.com - Developer asal Indonesia, Toge Productions, telah meluncurkan trailer mengenai Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly. Ini merupakan penerus dari game visual novel Coffee Talk pertama yang meraih banyak penggemar.
Melalui akun resmi mereka di Twitter, developer menjelaskan bahwa episode terbarunya menawarkan karakter, musik, hingga alur cerita anyar.
"Dengan senang hati kami mengumumkan bahwa kami sedang mengerjakan Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly! Akan ada karakter, bahan kopi, musik dan cerita baru," tulis keterangan pada akun Twitter-nya.
Sebagai informasi, Coffee Talk pertama memperoleh respons positif di tingkat global. Bahkan pada Januari 2020, Coffee Talk masuk nominasi DICE Awards, dalam kategori "Outstanding Achievement for an Independent Game".
Game indie buatan developer asal Indonesia ini juga menerima penghargaan sebagai Best Storytelling di SEA Game Awards. Sama seperti versi pertamanya, Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly juga bakal menampilkan karakter berupa barista.
Ia akan menerima berbagai pelanggan dengan beragam karakternya. Dikutip melalui laman resmi game di Steam, episode baru Coffee Talk ini menghadirkan deretan fitur seperti Brew Warm Drinks, Latte-Art Masterpieces, Chill Lo-fi Atmosphere, dan Urban Fantasy Cappuccinopunk.
"Coffee Talk adalah tempat di mana kita dapat terhubung kembali melalui secangkir minuman hangat. Anda adalah seorang barista, dan pelanggan Anda tidak selalu manusia, dengarkan cerita dan pengaruhi hati mereka dengan secangkir atau dua kopi hangat," tulis keterangan pada deskripsi game.
Episode kali ini turut memberikan deretan karakter unik. Pemain bisa menemui Baileys seorang Elf yang merupakan desainer grafis freelance.
Baca Juga: Bisa Klaim Skin Hinga Diamonds, Deretan Kode Redeem ML 2 September 2021
Ada pula sosok Orc bernama Myrtle yang bekerja sebagai developer game. Toge Productions belum memberikan tanggal rilis, namun sekuel terbaru Coffee Talk dijadwalkan meluncur pada tahun depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina
-
Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia
-
Modus Solar Subsidi Disedot dari SPBU, BPH Migas Sita 8.000 Liter
-
PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Tayang September, Film Tazza: The Song of Beelzebub Jadi Penutup Seri Tazza
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Sita Uang Rp 4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Bengkulu
-
Belajar Jadi Anak Besar dengan Cara yang Lucu dalam Buku Loops
-
CEK FAKTA: Pemotor Pakai Sandal Jepit akan Ditilang dan Denda Rp250 Ribu, Benarkah?