Suara.com - Manajer Konten Olahraga untuk Facebook Indonesia Dolly Lesmana mengatakan Facebook mendukung pengembangan komunitas olahraga di Indonesia melalui berbagai bentuk kemitraan, tidak hanya dari segi ekonomi tetapi juga dari segi sosial, terutama pada masa pandemi.
Facebook membangun kerja sama dengan komunitas olahraga mulai dari federasi, liga, atlet, klub olahraga, hingga media olahraga.
“Misi dari Facebook adalah mengamplifikasi kekuatan olahraga untuk membangun komunitas, menghubungkan konten yang mereka sukai dan bisa membantu menciptakan bisnis berkelanjutan bagi komunitas olahraga,” kata Dolly saat konferensi pers virtual pada Kamis (16/9/2021).
Meski industri olahraga menghadapi tantangan yang tidak mudah di tengah situasi pandemi, Dolly percaya bahwa animo dan semangat olahraga akan tetap berlangsung di platform media sosial seperti Facebook dan Instagram.
“Melalui Facebook dan Instagram, para atlet dan klub di Indonesia masih bisa terhubung dengan fans mereka di platform kami. Yang menarik, momen seperti Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo kemarin tetap bisa dibagikan oleh penggemar olahraga di Indonesia melalui Facebook dan Instagram,”
Dolly menyebut setidaknya ada lima pilar yang dibangun Facebook untuk membangun dan menjaga kemitraan dengan komunitas olahraga, meliputi pengembangan audiens (audience development), monetisasi iklan, sponsorship, commerce and conversion, dan penciptaan dampak sosial.
“Perihal audience development, Facebook selalu menyampaikan pentingnya membangun fanbase atau audience untuk komunitas olahraga,” katanya.
Dolly memberi contoh fitur facebook watch dapat dimanfaatkan untuk kepentingan audience development. Dengan jumlah 1,2 miliar pengunjung facebook watch, klub olahraga dapat terhubung dengan penggemar melalui konten-konten menarik.
Selain itu, komunitas olahraga untuk memonetisasi video-video yang sudah mereka bagikan di Facebook. Dolly mencontohkan UFC pada awalnya hanya membagikan konten untuk membangun awareness agar penggemar datang di acara pertandingan besar mereka, kini mereka sudah mendapatkan monetisasi yang cukup besar dari Facebook.
Baca Juga: Deretan Kelompok Ini Diistimewakan Facebook, Bisa Posting Porno hingga Pelecehan Seksual
Perihal sponsorship, Dolly mengatakan Facebook juga membuka kesempatan bagi komunitas olahraga untuk bermitra dengan brand atau perusahaan besar.
“Dari brand yang bekerja sama dengan komunitas olahraga, mereka bisa meningkatkan average lebih dari 51 persen brand awareness dibandingkan dengan membagikan konten oleh perusahaan mereka sendiri,” ujarnya.
Dolly mengatakan Facebook juga mendorong komunitas olahraga agar bisa membangun penjualan berbagai produk klub olahraga, seperti marchandise melalui berbagai fitur yang tersedia di Facebook dan Instagram.
“Ini memudahkan para fans atau penggemar menemukan inspirasi dan berbelanja pada saat bersamaan. Oleh karena itu, semua elemen di platform kami bisa digunakan untuk berbelanja. Jadi bisa berbelanja melalui fitur live, stories, reels, atau IG TV,” katanya.
Terakhir, yang tak kalah penting adalah menciptakan dampak sosial untuk masyarakat yang lebih luas melalui konten-konten inspiratif bidang olahraga.
Dolly juga menekankan Facebook akan terus mengupayakan produk atau tools yang dapat membantu para atlet agar mereka tetap berinteraksi dan terhubung dengan penggemar serta merasa aman dan nyaman selama menggunakan platform media sosial.
“Dengan semua produk yang telah tersedia, kami akan terus bekerja sama dengan komunitas olahraga untuk terus mengembangkan bagaimana cara bisnis mereka berkembang,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua
-
Persib Bandung vs Persija, Igor Tolic: Bukan Soal Bermain Indah, Tapi Menang!