Suara.com - Perusahaan menyiapkan kejutan lain saat merilis HP baru Realme GT Neo2 pada Rabu (22/09/2021) malam di India. Mereka mengumumkan bahwa Realme UI 3.0 berbasis Android 12 bakal meluncur pada Oktober 2021.
Sebuah postingan oleh MyDrivers di Weibo melaporkan bahwa Vice President Realme, Xu Qi Chase telah mengumumkan Realme UI 3.0 secara sekilas di acara perilisan Realme GT Neo2.
Versi UI baru dan juga deretan smartphone yang akan menerima update bakal diumumkan pada bulan depan. Sebagai informasi, Realme UI pertama merupakan versi kustomisasi dari Android 10.
Perusahaan kemudian mengembangkan Realme UI 2.0 yang berbasis Android 11. Melihat siklusnya, Realme UI 3.0 juga bakal berbasis Android 12.
Dikutip dari NDTV, unggahan terpisah dari WhyLab mengklaim bahwa Realme UI 3.0 akan menghadirkan beberapa fitur ColorOS 12.
Versi UI ini diharapkan membawa desain anyar dengan fitur privasi dan keamanan terbaru. Laporan dari Tom's Guide mengungkapkan bahwa Android 12 bakal mengusung tema yang lebih ringan dan fitur pengaturan cepat.
Tak hanya itu, Android 12 digadang-gadang merupakan versi OS yang lebih efisien sehingga tak terlalu banyak menyedot baterai.
Selain membahas UI, Realme turut membanggakan terkait pencapaian mereka saat ini. Perusahaan memamerkan hasil penelitian firma riset Counterpoint yang menyatakan bahwa Realme sekarang berada di peringkat ke-6 secara global dalam hal pengiriman smartphone.
Realme sejauh ini telah mengirimkan 15 juta unit smartphone pada Q2 2021 dengan pertumbuhan 135 persen dari tahun ke tahun. Sebagai perbandingan, pada Q3 2018, Realme berada di peringkat ke-47 secara global dengan hanya 1,2 juta unit yang dikirimkan pada kuartal tersebut.
Baca Juga: Realme GT Neo2 Resmi Meluncur, Dipacu Snapdragon 870
Perusahaan turut menyebutkan bahwa mereka telah mencapai tonggak sejarah 100 juta penjualan pada 2021. Jumlah ini meningkat dibandingkan 50 juta penjualan di tahun lalu.
Realme UI 3.0 berbasis Android 12 tentu dapat menjadi kabar baik bagi para penggemar merek tersebut. Tak menutup kemungkinan bahwa loyalitas pengguna dapat meningkat apabila perusahaan rajin dalam memberikan update software.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 April 2026: Raih Skydive Undersea, Doctor Red, dan Topi
-
Spesifikasi Vivo Y31d Pro: HP Baru di Indonesia, Usung Baterai 7.000 mAh dan Fitur Tangguh
-
7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote
-
Trump Ucap 'Alhamdulillah': Klaim Iran Kalah dan Proses Pembersihan Hormuz Dimulai
-
5 Rekomendasi Tablet dengan Chipset Setara Laptop: Desain Mumpuni, Cocok buat Multitasking
-
Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar
-
7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
-
Iran-AS Gagal Sepakat saat Negoisasi: UFC, Trump, dan Vance Trending Global di X
-
5 Rekomendasi HP OPPO Tahan Banting 2026, Harga Tidak Bikin Kantong Kering
-
5 Merek HP Terlaris Global Q1 2026 Versi Counterpoint: Apple Memimpin, Samsung Nomor 2