Suara.com - Juara PUBG Mobile Pro League Indonesia atau PMPL ID Season 4, Genesis Dogma GIDS, memberi pesan kepada tim-tim komunitas komunitas PUBG Mobile di Indonesia agar terus bisa berkembang hingga menjadi juara di turnamen.
Genesis Dogma sendiri merupakan sebuah tim yang terbentuk dari komunitas hingga berkembang menjadi pro player. Tim ini kemudian mendapatkan sorotan setelah dinobatkan menjadi juara turnamen nasional, PMPL ID Season 4.
Kapten Genesis Dogma, Sakaria Hontong atau yang akrab disapa NiciL mengatakan, para tim komunitas PUBG Mobile mesti komitmen untuk mengikuti turnamen-turnamen lokal sebelum akhirnya meningkat ke turnamen nasional.
"Komitmen dulu. Kami juga awalnya terbentuk dari komunitas yang sering kumpul di warnet, sebelum akhirnya menjadi seperti sekarang," kata NiciL dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (28/9/2021).
Ia bercerita, para pemain Genesis Dogma bahkan tidak memiliki modal untuk memiliki gawai mumpuni. Seiring berjalannya waktu, mereka berhasil memenangkan turnamen lokal dan mulai memperbarui ponselnya secara bertahap.
Kemudian, NiciL menambahkan bahwa tim komunitas juga mesti memiliki manajer untuk mengatur jadwal turnamen. Dengan itu, maka pemain bisa fokus untuk berlatih.
"Harus ada manajer yang tepat untuk mengatur jadwal dan seluk beluk turnamen. Jadi pemain bisa fokus tanpa perlu pusing memikirkan pendaftaran turnamen yang mau dijalankan," terangnya.
Selanjutnya, tim komunitas mesti memiliki aturan ketat. NiciL mencontohkan, Genesis Dogma menerapkan aturan untuk tidak bermain media sosial selama kompetisi berlangsung. Hal ini ditujukan agar para pemain bisa fokus tanpa perlu melihat hasil turnamen yang dijalankan.
Dengan tips di atas, NiciL membuktikan bahwa Genesis Dogma selaku tim komunitas berkembang menjadi pro player PUBG Mobile Indonesia. Mereka pun dipastikan mewakili Indonesia di turnamen internasional seperti PMPL SEA dan PMGC 2021.
Baca Juga: PUBG Mobile Gelar Jawara Cup Mulai 9 Oktober, Total Hadiah Rp 680 Juta
"Tetap semangat, latihan terus. Lelah boleh, menyerah jangan. Berdoa terus. Jangan malu punya mimpi tinggi, asal tekun aja," kata NiciL.
Berita Terkait
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Pemerintah Korsel Turun Tangan usai Game PUBG Terancam Diblokir Prabowo
-
PUBG Mobile Terancam Diblokir Prabowo, Komdigi Minta Game Online Patuh Aturan
-
Rincian Event PUBG Mobile x G-Dragon, Dari Skin hingga Senjata Baru
-
Cara Dapat Skin Kaiju No. 8 PUBG Mobile
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah