Suara.com - Invelli memiliki dua aplikasi yang menjadi solusi digitalisasi bagi lembaga keuangan, khususnya koperasi.
“Kami menghadirkan teknologi kepada koperasi dan lembaga keuangan pada umumnya," kata CEO Invelli, Robert Injaya, dalam keterangan resminya, Kamis (30/9/2021).
Menurut dia, keduanya berfungsi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kemudahan layanan serta perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat.
Sistem Core Banking Modern untuk BPR & Koperasi yang dinamakan Microsys, merupakan aplikasi yang memudahkan pihak pengurus koperasi dan BPR dalam pengelolaan simpanan, pinjaman serta manajemen accounting.
Sistem Core Banking Microsys sudah mendukung Restful API sehingga mempermudah integrasi dengan sistem lainnya seperti misalnya Virtual Account Bank, Loan Origination System, Aplikasi Mobile, dan lainnya.
Kemudian ada aplikasi mobile Cardlez, memudahkan anggota Koperasi melakukan transaksi secara online dan real time, serta mengurangi penggunaan uang cash antara koperasi dan anggota.
Transaksi dilengkapi dengan otorisasi transaksi menggunakan PIN dan Password.
Anggota koperasi akan memiliki banyak kemudahan seperti pengajuan pinjaman secara online dan pencairan dana dari koperasi ke bank manapun.
Bagi koperasi, selain memberikan layanan automasi jurnal, aplikasi ini juga membantu Koperasi melakukan Verifikasi data e-KTP dan nomor handphone melalui e-KYC, serta profiling resiko peminjam melalui Credit Scoring system.
Baca Juga: Era Digitalisasi Jadi Tantangan yang Harus Dihadapi BUMN, Anak Usaha dan BUMD
Produk-produk yang diluncurkan Invelli secara langsung menempatkan lembaga keuangan Koperasi maupun BPR ke dalam persaingan dengan lembaga finansial berbasis teknologi (fintech).
Pada dasarnya, fintech memberi layanan perbankan tanpa bank sehingga masyarakat bisa meminjam tanpa harus berhubungan dengan bank atau koperasi.
"Mereka bisa akses secara bebas dan mudah, bahkan ada beberapa perusahaan yang meminjamkan dana tanpa survei namun memberikan bunga tinggi,"ujar Robert.
Melihat hal ini, Invelli menawarkan solusi teknologi melalui produk-produk di atas.
"Seyogyanya, masyarakat akan kembali memilih bank umum dan koperasi serta BPR untuk melakukan berbagai transaksi finansial," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Transformasi Digital BBRI Picu Sharing Economy di Tengah Masyarakat
-
Transformasi Digital BRI Picu Sharing Economy di Tengah Masyarakat
-
Digitalisasi Harus Menumbuhkan Semangat Nasionalisme dan Perekat Bangsa Indonesia
-
BRI Kerja Sama dengan Peruri Digital Security untuk Sinergikan Ekosistem Digital
-
Gara-gara Digitalisasi, 4 Jenis Pekerjaan Baru Ini Makin Dimininati Generasi Muda
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
-
5 Pilihan Smartwatch Garmin Termurah, Fitur Canggih dan Baterai Super Awet
-
Rayakan 1 Miliar Download, eFootball Hadirkan Mode Ikonis dan Pemain Legendaris
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
-
Terpopuler: 5 Merek HP Terlaris Global Periode Q1 2026, Rekomendasi HP Tipis Fast Charging
-
Huawei Pura 90 Pro Debut 20 April, Andalkan RAM 16 GB dan Chip Kirin Anyar
-
5 Kipas Tangan Portable Cas Tahan Lama: Dijamin Adem Seharian, Anti Gerah DImana pun
-
Pakai Chip iPhone, Performa Gaming Laptop Murah MacBook Neo Lampaui Ekspektasi
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 April 2026: Raih Skydive Undersea, Doctor Red, dan Topi
-
Spesifikasi Vivo Y31d Pro: HP Baru di Indonesia, Usung Baterai 7.000 mAh dan Fitur Tangguh