Suara.com - Sesuai rencana pemerintah yang mengintergasikan beberapa layanan sekaligus, tiket.com menjadi Online Travel Agent (OTA) pertama di Indonesia, terhubung dengan PeduliLindungi sejak 05 Oktober lalu.
Fitur Safe Entrance yang saat ini banyak digunakan untuk memasuki ruang publik, kini sudah dapat diakses dari aplikasi tiket.com.
Upaya ini dilakukan agar makin memudahkan masyarakat yang telah divaksin untuk menikmati berbagai ruang publik di Indonesia dengan nyaman dan aman.
Fitur Safe Entrance dari PeduliLindungi memiliki beberapa manfaat.
Beberapa di antaranya adalah untuk memastikan bahwa pengunjung lokasi publik semuanya telah divaksinasi dan sebagai alat hitung kapasitas maksimal bagi pengelola lokasi publik.
Pada aplikasi tiket.com, di laman muka, terdapat ikon Safe Entrance via PeduliLindungi.
Pengguna tiket.com cukup klik tabel tersebut, memasukkan nama dan NIK untuk check in.
Tombol fitur Safe Entrance via PeduliLindungi tidak hanya untuk check in belaka, tetapi juga dapat digunakan untuk check out ketika masyarakat telah exit atau keluar dari ruangan publik tersebut.
Akurasi hasil keterangan tertampil akan sesuai dengan data pengguna dalam PeduliLindungi, yaitu dalam 3 kategori warna:
Baca Juga: Naik Pesawat Bisa Tanpa Tunjukkan Langsung Aplikasi Pedulilindungi, Begini Caranya
1. MERAH
Warna merah pada barcode PeduliLindungi artinya pengunjung belum divaksinasi Covid-19 atau bisa juga pengunjung dalam kondisi terpapar atau kontak erat dengan Covid-19.
Pengunjung yang memiliki status warna ini tidak diperbolehkan masuk ke tempat umum.
2. KUNING
Warna kuning artinya pengunjung sudah divaksinasi dosis pertama.
Pengunjung bisa diperbolehkan masuk usai petugas melakukan verifikasi lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Keren! QR Code PeduliLindungi Kini Sudah Bisa Diakses di 50 Mitra Aplikasi Lainnya
-
INFOGRAFIS : Data Pengguna PeduliLindungi Direkam Singapura?
-
INFOGRAFIS : Data Pengguna PeduliLindungi Direkam oleh Singapura?
-
Kemenkes Ungkap Puluhan Ribu Warga Protes Soal Performa Aplikasi Pedulilindungi
-
Skrining Covid-19 Pedulilindungi Kini Bisa Diakses di 15 Aplikasi Lain
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target
-
Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP
-
Tersangka Judi Kasino di Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
-
Emil Audero Berstatus Pinjaman di Rayo Vallecano? Singkirkan Kiper Portugal dan Argentina
-
Ratusan Santri Dilarikan ke RS Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sidoarjo