Suara.com - Perusahaan riset pasar aplikasi mobile, App Annie, menobatkan orang Indonesia sebagai pengguna yang paling banyak menghabiskan waktu bermain ponsel dalam sehari.
Melansir situs resminya, Minggu (31/10/2021), riset terbaru App Annie menyebutkan pengguna Indonesia menghabiskan rata-rata 5,5 jam per hari dalam menggunakan aplikasi seluler selama kuartal tiga (Q3) 2021.
Angka ini menjadikannya sebagai yang tertinggi dari negara lain di seluruh dunia.
Di bawah Indonesia ada Brazil dengan menghabiskan waktu memakai aplikasi seluler hingga 5,4 jam per hari.
Posisi ketiga ditempati Korea Selatan dengan rata-rata 5 jam per hari.
Lima negara teratas lainnya adalah India dan Meksiko yang masing-masing menempati posisi empat dan lima.
Keduanya sama-sama menghabiskan waktu di aplikasi seluler rata-rata 4,8 jam per harinya.
App Annie turut memaparkan, konsumen di Amerika Serikat juga mencapai rekor tertinggi baru dengan 4,2 jam pemakaian ponsel, naik dari 3,9 jam di kuartal sebelumnya.
Kemudian ada Inggris dengan 4 jam per hari, naik dari 3,8 jam di kuartal dua (Q2) 2021.
Baca Juga: Indonesia Peringkat Dua di Dunia Paling Lama Buka Aplikasi Ponsel
Perlu diketahui, angka ini didapatkan dari semua pengguna yang menggunakan smartphone Android.
App Annie juga membandingkan rata-rata penggunaan aplikasi di perangkat seluler dengan TV.
Selama 60 tahun mendominasi, App Annie menyimpulkan bahwa kini TV telah kalah.
Kesimpulan ini berangkat dari waktu harian yang dihabiskan pengguna, di mana yang awalnya dari 3 jam sehari menjadi 2,5 jam selama periode 2011-2021.
Berita Terkait
-
Perhatian! Jangan Main Ponsel saat Isi BBM, Ini Dampaknya
-
Mengemudi Sambil Main Ponsel? Google Siap Blokir, Lho!
-
Bandel Main Ponsel saat Mengemudi? Google Sediakan Fitur Blokir Ini
-
Cegah Main Ponsel Saat Makan, Coba Pakai Piring Unik Ini
-
Benarkah Main Ponsel saat Hujan Petir Berbahaya? Ini Jawabannya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah