Suara.com - Belakangan ini viral di media sosial seorang bocah menangis tersedu-sedu usai pulang bermain bersama teman-temannya.
Sebuah video direkam oleh pemilik akun TikTok @u****** pada 6 Maret, tampak seorang bocah yang tengah berbaring dan menangis pilu.
Air matanya tak henti mengalir diiringi oleh seseguk ringan.
Bukan tanpa sebab, bocah itu menangis usai pulang bermain dan mengadu kepada ibunya karena ia tidak memiliki seorang ayah seperti teman-temannya yang lain.
Bocah tersebut bertanya mengapa hanya ia seorang diri yang tidak memiliki ayah.
Dalam video itu pun terekam bahwa ia menyalahkan ibunya karena ia tidak memiliki sosok ayah.
Diduga bocah itu bisa mengatakan hal seperti itu usai mendengar kalimat tak menyenangkan dari orang lain saat bermain di luar rumah.
"Masa katanya aku nggak punya bapak. Orang-orang punya bapak, kan aku malu. Malu mah, masa akunya nggak punya bapak," tangis bocah tersebut.
Sementara itu, menurut keterangan pemilik akun, ia dan suaminya telah bercerai sehingga tidak ada sosok ayah yang bisa menemani anaknya.
Baca Juga: 21 Rombongan Supermoto Disita karena Terobos Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang
"Entahlah ucapan apa yang Alif dengar saat main sama teman-temannya, ya Allah. Pulang main langsung begini," tulis pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 17 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 2,1 juta kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
"Pasti habis diledekin temen-temennya. Ngerasa ngenes liat yang begini," tulis akun @totopoetra.
2"Ya Allah aku nangis liat ini. Sabar sayang," komentar @d**********.
"Ikut merasakan sedihnya. Yang kuat ya adik," tambah @a************.
"Ya Allah, kirain anakku aja. Anakku baru 3 tahun tapi udah bilang gitu karena sering diledekin," ungkap @p**********.
"Persis yang aku rasain waktu kecil dulu. Sabar ya dik, kamu anak kuat. Semoga kelak jadi anak sukses yang bisa bahagiain ibu kamu," sahut @f**********.
Berita Terkait
-
Meresahkan! Terekam CCTV, Aksi Sejumlah Bocil Maling Burung Milik Warga, Langsung Lari Kocar Kacir
-
Terenyuh! Temani Ayah Berjualan Es Krim di Kala Hujan, Seorang Bocah Menggigil Sampai Ketiduran, Ramai Didoakan
-
Ayah Sibuk Main Game, Tak Sadar Anak Jatuh Terjungkal 'Freestyle' ke Lantai, Banjir Hujatan: HP Terus!
-
Viral! Ada Tayangan Video Porno di TV Ruang Tunggu Diduga di Tempat Antre Vaksin
-
Aksi Gercep Kurir bak Pembalap saat Antar Paket, Warganet: Kurir Racing
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali