Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika mengklaim sebagian besar negara G20 mendukung indeks literasi digital yang diajukan Indonesia dalam Digital Economy Working Group (DEWG). Kominfo sendiri adalah ketua DEWG, salah satu kelompok kerja G20.
"Kemarin, ketika kita tawarkan ide ini ke negara-negara lain, sebagian besar mendukung," kata Alternate Chair DEWG dan Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi, dikutip Senin (11/4/2022).
Indonesia, sebelum forum tersebut diadakan bulan lalu, menyusun G20 Toolkit for Measuring Digital Skills and Literacy, pengukuran kecakapan dan literasi digital.
Pengukuran ini akan dilakukan dalam bentuk survei. Indonesia mengharapkan paling tidak negara G20 memiliki standar pengukuran yang sama untuk kecakapan dan literasi digital.
Hasil survei tersebut akan dipublikasikan sehingga negara anggota bisa belajar satu sama lain. Lebih jauh, hasil survei ini dapat digunakan untuk pengembangan riset sampai pengambilan kebijakan.
Pengukuran tingkat literasi digital yang ditawarkan Indonesia pada forum DEWG mirip dengan apa yang dilakukan Kementerian Kominfo sejak beberapa tahun belakangan. Kementerian setiap tahun menerbitkan Indeks Literasi Digital skala nasional.
Isu kecakapan dan literasi digital merupakan salah satu dari tiga isu prioritas yang diusung Indonesia dalam forum DEWG Presidensi G20 Indonesia. Delegasi negara anggota G20 mengusulkan untuk mempertimbangkan aspek di luar teknis teknologi informasi dan komunikasi dalam isu ini.
Forum tersebut mengusulkan people centered digital infrastructure, pembangunan infrastruktur TIK yang berorientasi pada manusia. Artinya, pembangunan infrastruktur TIK juga perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia menggunakan internet dan teknologi.
"Manusianya harus disiapkan untuk bisa menggunakan internet itu secara positif, produktif dan kreatif," kata Dedy.
Baca Juga: Kominfo Menegaskan Pemerintah Tidak Lakukan Peretasan Terkait Aksi Demo 11 April
Kementerian Kominfo menjadi pengampu forum DEWG Presidensi G20 Indonesia, yang telah diadakan sejak Maret. Pertemuan ini masih akan berlangsung hingga Agustus.
Pembahasan yang dihasilkan dari DEWG akan dibawa ke pertemuan tingkat menteri Digital Economy Minister's Meeting. [Antara]
Berita Terkait
-
OJK Integrasikan APPK dan IASC untuk Lindungi Nelayan dari Teror Pinjol Ilegal
-
Darurat Judi Online pada Anak: Saat Gawai Berubah Menjadi Mesin Slot Berjalan
-
MPLS Sekolah Rakyat Fokus Bangun Literasi Digital, Siswa Baru Dibekali Etika Pakai Medsos
-
Lawan Hoaks dan Deepfake, Literasi Digital Jadi Benteng Masyarakat
-
Melihat Bukan Lagi Berarti Percaya: Mengapa Era Deepfake Adalah Ancaman Nyata bagi Realitas Kita
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim