Suara.com - Taliban telah melarang aplikasi TikTok dan PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) di Pakistan. Keduanya diblokir karena dianggap menyesatkan generasi muda Pakistan.
Dikutip dari NDTV, Senin (25/4/2022), mereka mengklaim kalau aplikasi itu bisa menyesatkan generasi muda. Taliban juga meminta Kementerian Telekomunikasi di sana untuk memblokir dua aplikasi itu.
Taliban juga meminta kementerian untuk berhenti menyiarkan konten yang dianggap tidak bermoral di channel TV Pakistan. Padahal televisi di sana memang hanya menampilkan berita dan program religi.
Semenjak berkuasa pada Agustus 2021, Taliban sudah melarang musik, film, dan sinetron di Pakistan.
Di sisi lain, 94 persen warga Afghanistan menilai hidup mereka cukup buruk sejak Taliban mengambil alih pemerintah tahun lalu, menurut hasil survei dari lembaga riset Gallur pada Februari kemarin.
Angka ini menjadi tingkat penderitaan tertinggi di Afghanistan. Bahkan hasil riset itu disebut jadi tingkat penderitaan tertinggi yang pernah mereka lakukan di negara manapun sejak 2005.
Riset lain dari DataReportal mengungkapkan kalau saat ini hanya ada lebih dari sembilan juta orang yang memiliki akses ke internet di Afghanistan. Padahal negara itu memiliki total penduduk sebanyak 38 juta orang.
Sementara untuk jumlah pengguna media sosial di Afghanistan tercatat ada empat juta orang, di mana Facebook jadi yang terpopuler.
Baca Juga: Cara Hapus Postingan TikTok dan Pengaturan Privasi
Berita Terkait
-
Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan
-
14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran
-
Negosiator Iran Masih Misterius! Siapa Sosok di Balik Perundingan Panas dengan AS?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap
-
5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!
-
5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan